Ketua KPK: Sedikitnya 10 Travel Nikmati Untung dari Korupsi Kuota Haji

Selasa, 12 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPK Setyo Budiyanto (di podium, kedua dari kanan) saat mengisi diskusi publik di Fakultas Hukum UGM, Selasa (12/8/2025). (Harian Jogja)

Ketua KPK Setyo Budiyanto (di podium, kedua dari kanan) saat mengisi diskusi publik di Fakultas Hukum UGM, Selasa (12/8/2025). (Harian Jogja)

JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menelusuri dugaan keterlibatan sejumlah biro perjalanan haji dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2024.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkap indikasi keuntungan tidak wajar diduga mengalir kepada sedikitnya 10 perusahaan travel, mulai dari skala besar hingga kecil.

“Memang ada beberapa travel yang kami lihat mendapat keuntungan. Nanti detailnya akan terungkap dari hasil pemeriksaan,” ujar Setyo di sela kunjungannya ke Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Selasa (12/8/2025).

Setyo tidak memerinci jumlah pasti, tetapi menyebut kategori pelaku mencakup travel haji besar, menengah, hingga kecil. “Ya, kurang lebih sekitar 10 travel,” katanya.

Dalam perkara ini, KPK telah mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), serta dua orang lain, IAA dan FHM, yang berstatus saksi. Pencegahan berlaku enam bulan terhitung sejak 11 Agustus 2025.

“Kehadiran para saksi di dalam negeri dibutuhkan untuk proses penyidikan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (ihd)

Berita Terkait

Ada Gratifikasi ke Fadia Arafiq lewat Ajudan dan Proyek Outsourcing, KPK Dalami
Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,68 Triliun
Rocky Gerung Pantau Sidang Nadiem, Soroti ‘Nalar Hukum’ Kasus Chromebook
Kejari Kota Bekasi Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pungli Izin MCK Pasar Bantargebang
Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Saat Kebakaran Rumah, Polisi Masih Selidiki Asal Api
Ex Dirut BJB Yuddy Renaldi Divonis Bebas, Hakim Nilai Tak Ada Intervensi Kredit Sritex
Hoaks Seret Nama Menag, Nasaruddin Umar Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual
Hanya Dua Lolos UKK, Seleksi Direksi BSP Disorot: Diduga Langgar Aturan Negara

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:59 WIB

Ada Gratifikasi ke Fadia Arafiq lewat Ajudan dan Proyek Outsourcing, KPK Dalami

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:50 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem 18 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook, Uang Pengganti Capai Rp5,68 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 17:15 WIB

Rocky Gerung Pantau Sidang Nadiem, Soroti ‘Nalar Hukum’ Kasus Chromebook

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:55 WIB

Kejari Kota Bekasi Periksa 14 Saksi Terkait Dugaan Pungli Izin MCK Pasar Bantargebang

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:50 WIB

Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Saat Kebakaran Rumah, Polisi Masih Selidiki Asal Api

Berita Terbaru