Anggota BPK Haerul Saleh Meninggal Saat Kebakaran Rumah, Polisi Masih Selidiki Asal Api

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota IV BPK Haerul Saleh (Istimewa)

Anggota IV BPK Haerul Saleh (Istimewa)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh meninggal dunia setelah ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di ruang kerjanya ketika kebakaran melanda rumah pribadinya, Jumat (8/5/2026). Korban dievakuasi petugas pemadam kebakaran dari lantai empat bangunan rumah tersebut.

Peristiwa itu terjadi saat Haerul berada di lantai atas bersama tiga orang kerabatnya. Saat api mulai membesar dan asap pekat memenuhi ruangan, ketiga kerabat korban berhasil menyelamatkan diri lebih dahulu, sementara Haerul tertinggal di dalam ruang kerja.

Penjaga rumah, Harpen (36), mengatakan dirinya sempat mengira korban telah turun bersama rombongan yang lebih dulu menyelamatkan diri. Namun, setelah mendengar teriakan dari lantai atas, ia bersama sejumlah orang mencoba naik untuk melakukan pemadaman awal.

“Kami naik ke atas. Kami coba padamkan pakai APAR kecil, tetapi tidak cukup,” ujar Harpen.

Upaya pemadaman mandiri tidak berhasil karena keterbatasan alat pemadam api ringan. Kobaran api dan asap tebal disebut cepat memenuhi area lantai atas, terutama ruang kerja yang dalam kondisi terkunci.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian melakukan penyisiran dan menemukan Haerul dalam keadaan tidak sadar.

“Keadaan bapak sudah tidak sadar. Mungkin karena asap, karena dari luar terlihat asapnya hitam pekat,” kata Harpen.

Hingga Jumat malam, penyebab kebakaran belum diketahui. Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api sekaligus penyebab pasti kematian korban.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan lokasi kejadian telah diamankan untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Masih dilakukan pemeriksaan. Nanti lebih jelasnya,” ujar Joko.

Selain menyelidiki asal mula kebakaran, polisi juga menunggu hasil pemeriksaan medis guna memastikan penyebab meninggalnya Haerul Saleh. (ihd)

Berita Terkait

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana 1 Juta Dolar AS ke Pansus Hak Angket Haji DPR
KPK Periksa Bendahara PBNU dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
SIM Hanya Diterbitkan oleh Polri, Warga Diminta Waspada Dokumen Palsu
Tuan Guru Batak Prihatin atas Pernyataan Tiyo Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden
Kejagung Tetapkan Komisaris Vendor Motor Listrik Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG
Jejak Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Menyeret Skandal Dapur MBG
Lebih dari Delapan Hari Kerja, Pemohon: Pasca OTT KPK Ada Apa di Imigrasi?
Raffi Ahmad Tempuh Jalur Hukum Hadapi Tudingan Dirinya Terlibat Suap Bea Cukai 

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:07 WIB

KPK Dalami Dugaan Aliran Dana 1 Juta Dolar AS ke Pansus Hak Angket Haji DPR

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:07 WIB

KPK Periksa Bendahara PBNU dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 15 Juni 2026 - 20:35 WIB

SIM Hanya Diterbitkan oleh Polri, Warga Diminta Waspada Dokumen Palsu

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:40 WIB

Tuan Guru Batak Prihatin atas Pernyataan Tiyo Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejagung Tetapkan Komisaris Vendor Motor Listrik Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG

Berita Terbaru