BP3MI Gagalkan Pengiriman Calon Admin Judol ke Kamboja

Sabtu, 7 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA COM, Tanjungpinang — Seorang warga asal Sumatera Utara yang diduga akan diberangkatkan secara ilegal untuk bekerja sebagai admin judi online (judol) di Kamboja berhasil diselamatkan oleh Balai Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepulauan Riau. Penyelamatan dilakukan di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang, Rabu (4/6/2025).

Kepala BP3MI Kepri Kombes Pol Imam Riyadi menjelaskan, korban berinisial MZ dijanjikan pekerjaan dengan imbalan gaji sebesar Rp10 juta per bulan. Tawaran itu disampaikan oleh seorang perekrut berinisial R yang berada di Kamboja. “R menghubungi korban melalui sambungan telepon dan menjanjikan pekerjaan sebagai operator judi daring,” kata Imam dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/6/2025).

Setelah menyanggupi tawaran tersebut, MZ dijadwalkan terbang dari Medan menuju Batam pada 25 Mei, lalu melanjutkan perjalanan laut ke Tanjungpinang sebagai titik awal keberangkatan ke Kamboja melalui Malaysia. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan aparat BP3MI sebelum korban meninggalkan wilayah Indonesia.

Menurut Imam, selain R, terdapat satu pihak lain berinisial A yang diduga membantu proses keberangkatan dari Tanjungpinang. “Terduga yang turut membantu keberangkatan akan diperiksa. Gelar perkara akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

MZ saat ini berada di rumah penampungan BP3MI Kepri dan telah dimintai keterangan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tanjungpinang.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur tawaran bekerja sebagai operator judi daring di luar negeri. “Tawaran semacam ini banyak menjebak calon pekerja migran. Jangan mudah terbujuk, apalagi jika prosesnya tidak resmi,” kata Karding.

Ia menegaskan pentingnya keberangkatan secara prosedural agar calon pekerja migran mendapatkan perlindungan hukum dan kepastian kerja. “Berangkatlah secara legal. Jangan mengambil jalan pintas yang bisa membahayakan diri sendiri,” ujar Karding.

Jika Anda menginginkan versi dengan alinea pembuka yang lebih naratif atau menggugah, saya juga bisa menyiapkannya. (hdm)

Berita Terkait

KPK Dalami Jejaring Swasta di Balik Dugaan Suap Layanan Pertanahan
Tugu Ayam Pelung Raksasa, Cara Polres Cianjur Jinakkan Knalpot Bising
‘Pembinaan’ Berujung Maut, Empat Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Kematian Serda AMF
Rp846 Miliar Aset Disita, Kubu Febrie Adriansyah Minta Keterkaitan Dibuktikan 
KPK Sebut Empat Tersangka Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti, KPK Tahan Fahd Arafiq dan Dirut Summarecon
Produser ‘Sang Pengadil’ Didakwa Bantu Sembunyikan Aset Zarof Ricar dalam Film 
Polisi Ungkap Tiga Klaster Pendanaan Massa Kerusuhan 27 September

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:47 WIB

KPK Dalami Jejaring Swasta di Balik Dugaan Suap Layanan Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 17:56 WIB

Tugu Ayam Pelung Raksasa, Cara Polres Cianjur Jinakkan Knalpot Bising

Rabu, 16 September 2026 - 13:24 WIB

‘Pembinaan’ Berujung Maut, Empat Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Kematian Serda AMF

Rabu, 16 September 2026 - 11:02 WIB

Rp846 Miliar Aset Disita, Kubu Febrie Adriansyah Minta Keterkaitan Dibuktikan 

Selasa, 15 September 2026 - 20:20 WIB

KPK Sebut Empat Tersangka Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Nusron Wahid

Berita Terbaru