DPRD Kota Bekasi Dorong Pemberian Insentif Rp500 Ribu bagi Guru Mengaji

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi Rizki Topananda (Sekwan)

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi Rizki Topananda (Sekwan)

JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — DPRD Kota Bekasi mendorong pemberian insentif bagi para guru ngaji di lingkungan masyarakat sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam membina pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput.

Insentif yang diusulkan sebesar Rp500.000 per bulan tersebut ditujukan bagi para ustadz kampung yang selama ini mengajar Alquran di masjid, mushala, maupun di rumah-rumah warga.

Usulan itu disampaikan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bekasi. Menurut fraksi tersebut, keberadaan guru ngaji memiliki peran penting dalam membentuk moral dan karakter generasi muda di tengah masyarakat.

Selain mengajarkan kemampuan membaca Alquran, para guru ngaji juga menanamkan nilai-nilai akhlak, kedisiplinan, serta pendidikan karakter kepada anak-anak sejak usia dini.

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bekasi Rizki Topananda mengatakan, para ustadz kampung memiliki kontribusi besar dalam membangun fondasi religiusitas generasi muda. Namun, selama ini banyak dari mereka yang belum tersentuh program bantuan pemerintah.

“Selama ini guru ngaji kampung belum mendapat perhatian yang memadai, padahal mereka secara sukarela ikut membentuk generasi yang religius,” kata Rizki.

Ia menjelaskan, berbeda dengan lembaga pendidikan formal seperti pesantren atau madrasah yang memiliki legalitas lembaga, sebagian besar guru ngaji di lingkungan masyarakat mengajar secara mandiri tanpa dukungan kelembagaan maupun honor tetap.

Menurut dia, kondisi tersebut kerap membuat para guru ngaji kesulitan mengakses berbagai bantuan pemerintah karena terkendala administrasi dan legalitas lembaga.

Melalui pemberian insentif ini, DPRD berharap kegiatan pendidikan Alquran di tingkat masyarakat dapat terus berkembang sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan warga Kota Bekasi. (ihd)

Berita Terkait

DPRD Kota Bekasi Dorong ASN Bersepeda, Tekan Polusi dan Hemat Energi
DPRD Kota Bekasi Soroti RS Budi Lestari, Izin Operasional Terancam Dievaluasi
DPRD Kota Bekasi Minta Pastikan Transparansi Zonasi dan Prestasi dalam SPMB 2026
May Day di Kota Bekasi: Alarm Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Desak Langkah Konkret
Dua Ranperda Inisiatif DPRD Kota Bekasi Dikebut, dari Isu Seksual hingga Produk Halal
DPRD Kota Bekasi Siapkan Halal Center: Gratis Sertifikasi, Gerakkan UMK
Anggaran Rp322 Miliar Belum Berdampak, DPRD Soroti Tata Kelola Sampah Kota Bekasi
DPRD Kota Bekasi Tiadakan Rapat Jumat, Efek WFH Dorong Efisiensi Anggaran

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:40 WIB

DPRD Kota Bekasi Dorong ASN Bersepeda, Tekan Polusi dan Hemat Energi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:41 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti RS Budi Lestari, Izin Operasional Terancam Dievaluasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:12 WIB

DPRD Kota Bekasi Minta Pastikan Transparansi Zonasi dan Prestasi dalam SPMB 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:01 WIB

May Day di Kota Bekasi: Alarm Pengangguran 7,2 Persen, DPRD Desak Langkah Konkret

Kamis, 30 April 2026 - 17:12 WIB

Dua Ranperda Inisiatif DPRD Kota Bekasi Dikebut, dari Isu Seksual hingga Produk Halal

Berita Terbaru