Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Tes DNA di Satu Gedung Tanpa Bertemu 

Kamis, 7 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Kamil menyempatkan menemui awak media yang mencegatnya sekeluar dari ruang tempat dia menjalani tes DNA. (Jennus)

Ridwan Kamil menyempatkan menemui awak media yang mencegatnya sekeluar dari ruang tempat dia menjalani tes DNA. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta —Dua lantai, dua ruangan, dua versi cerita. Di gedung Bareskrim Polri, Kamis (7/8/2025) siang, Ridwan Kamil dan Lisa Mariana menjalani pemeriksaan DNA secara terpisah, tak saling bertemu. Suasana formal tanpa sapa dan saling melihat.

Di lantai 15, Ridwan Kamil, mantan Gubernur Jawa Barat, menyerahkan sampel DNA. Sementara Lisa Mariana dan anak perempuannya yang berinisial CA berada di lantai 16. Dua prosedur yang berjalan simultan, tapi terpisah, seperti rel yang tak pernah bersilangan.

“Tidak bertemu. Itu murni kebijakan penyidik. Kami ikuti semua demi kepastian hukum,” ujar Muslim Jaya Butarbutar, kuasa hukum Ridwan Kamil.

Tak ada permintaan khusus agar dipisahkan. Pihak penyidik menetapkan prosedur—dan para pihak patuh. Di tengah sorotan publik dan kabar simpang siur tentang dugaan masa lalu yang belum selesai, masing-masing kubu mencoba tampil tertib, kendati ada muatan emosional yang sulit disembunyikan.

Lisa Mariana, perempuan yang mengklaim anaknya merupakan buah dari hubungan dengan Ridwan Kamil, tetap yakin akan hasil uji biologis tersebut. “Nggak mungkin (tidak cocok),” ujarnya singkat, tanpa basa-basi.

Sebaliknya, Ridwan Kamil memilih menyerahkan semuanya kepada proses hukum. “Apa pun hasilnya, Pak Ridwan Kamil akan menerimanya dengan penuh tanggung jawab dan kedewasaan,” tegas Muslim.

Klaim dan gugatan ini bermula dari tudingan Lisa di ruang publik yang menyebut CA sebagai anak kandung RK. RK merespons dengan laporan resmi ke Bareskrim atas dugaan pencemaran nama baik. Tak butuh waktu lama, polisi memfasilitasi pemeriksaan DNA sebagai jalan menuju kepastian.

Namun tes DNA tak sekadar urusan biologis. Di balik proses ilmiah yang berlangsung, menggelayut pula ketegangan, keraguan, bahkan mungkin luka yang belum selesai.

Tidak ada dialog antara dua pihak yang pernah berbagi cerita, atau setidaknya tudingan soal itu. Yang tersisa hanya diam dan jarak, terjembatani prosedur hukum yang dingin. Kini publik menanti: benarkah darah tak bisa berbohong, dan apakah kebenaran akan menyembuhkan semuanya? (ihd)

Berita Terkait

Tendangan Tiba-tiba di Mal, Motif Pria Serang Perempuan Masih Teka-teki
Kejagung Lakukan Pengamanan Tiga Paket Pekerjaan Jalan di IKN
Kejagung Sita Tanah dalam Perkara TPPU 2018–2026, Febrie Klaim Dibeli 2013
KPK Dalami Jejaring Swasta di Balik Dugaan Suap Layanan Pertanahan
Tugu Ayam Pelung Raksasa, Cara Polres Cianjur Jinakkan Knalpot Bising
‘Pembinaan’ Berujung Maut, Empat Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Kematian Serda AMF
Rp846 Miliar Aset Disita, Kubu Febrie Adriansyah Minta Keterkaitan Dibuktikan 
KPK Sebut Empat Tersangka Suap ATR/BPN Diduga Orang Kepercayaan Nusron Wahid

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:46 WIB

Tendangan Tiba-tiba di Mal, Motif Pria Serang Perempuan Masih Teka-teki

Jumat, 18 September 2026 - 17:02 WIB

Kejagung Lakukan Pengamanan Tiga Paket Pekerjaan Jalan di IKN

Jumat, 18 September 2026 - 15:26 WIB

Kejagung Sita Tanah dalam Perkara TPPU 2018–2026, Febrie Klaim Dibeli 2013

Kamis, 17 September 2026 - 13:47 WIB

KPK Dalami Jejaring Swasta di Balik Dugaan Suap Layanan Pertanahan

Rabu, 16 September 2026 - 17:56 WIB

Tugu Ayam Pelung Raksasa, Cara Polres Cianjur Jinakkan Knalpot Bising

Berita Terbaru