25 Kilogram Sabu Disita BNN di Tanah Tinggi, Dua Tersangka Diamankan

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat sekitar 25 kilogram dalam penggerebekan di kawasan Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (20/5/2025). Pengungkapan itu bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Polisi Marthinus Hukom menyatakan, pengungkapan ini merupakan sinyal kuat bahwa negara hadir dan tidak memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba.

”Ini pesan keras bagi para bandar dan pengedar bahwa negara tidak akan kalah. Negara hadir dengan kekuatan penuh untuk menghancurkan peredaran gelap narkoba,” ujar Marthinus saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait rencana pengiriman narkotika di wilayah Ancol, Jakarta Utara. Petugas BNN kemudian membuntuti sebuah kendaraan yang diduga mengangkut sabu dan menghentikannya di bundaran Taman Impian Jaya Ancol sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam mobil tersebut, petugas menemukan tiga plastik besar berisi 17 bungkus sabu. Dua pria berinisial Z dan Y yang berada dalam kendaraan itu langsung diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka Y diketahui merupakan mantan anggota TNI.

Pengembangan kasus dilanjutkan dengan penggeledahan rumah tersangka Y di kawasan Tanah Tinggi, Jakarta Pusat. Dari rumah tersebut, petugas kembali menemukan 13 bungkus sabu, sehingga total barang bukti mencapai 25 kilogram.

”Seluruh barang bukti telah diamankan, demikian pula dua tersangka, dan saat ini tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” kata Marthinus.

Data BNN menunjukkan bahwa nilai transaksi narkotika ilegal di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 524 triliun per tahun. Untuk itu, BNN tengah menyiapkan langkah strategis untuk periode 2025—2029 yang mencakup penguatan sumber daya dan infrastruktur pemberantasan narkoba. (ihd)

Berita Terkait

Pemeriksaan Jenazah Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Libatkan Ahli DNA dan Toksikologi
Yaqut Melawan, Persoalkan Hilangnya Nama Fuad Hasan dalam Dakwaan Korupsi Haji
KPK Dakwa Yaqut Rugikan Negara Rp622 Miliar, Pembagian Kuota 50 Persen Disorot
Kejagung Kembali Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Misteri 995 Senjata di Sekolah Kebayoran Lama, Polisi Telusuri Status dan Isi Ruang Terkunci
Tersangka Tambang Nikel Ilegal Hadiri Pertemuan Presiden, Bareskrim: Tak Wajib Ditahan
Bandingkan Penanganan Febrie, Nadiem: Saya Langsung Diborgol dan Pakai Rompi
ETLE Kini Kini Bisa Kenali Wajah Pelanggar, Pelat Palsu Tetap Teridentifikasi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Pemeriksaan Jenazah Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Libatkan Ahli DNA dan Toksikologi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Yaqut Melawan, Persoalkan Hilangnya Nama Fuad Hasan dalam Dakwaan Korupsi Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:19 WIB

KPK Dakwa Yaqut Rugikan Negara Rp622 Miliar, Pembagian Kuota 50 Persen Disorot

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Kejagung Kembali Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Misteri 995 Senjata di Sekolah Kebayoran Lama, Polisi Telusuri Status dan Isi Ruang Terkunci

Berita Terbaru