Kebaya Milenial Kian Mendunia, DPRD Sleman Beri Dukungan Penuh kepada KKI

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, SLEMAN – Komunitas Kebaya Indonesia atau Komunitas Kebaya Indonesia DPD DIY terus bergerak memperluas pelestarian budaya berkebaya di kalangan generasi muda.

Hal itu terlihat saat Ketua DPD DIY, Sita Damayanti bersama Ketua DPC Sleman, Sutanti melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Sleman, Y. Gustan Ganda, Jumat (29/5/2026).

Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan berbagai program strategis kebudayaan di Kabupaten Sleman.

Sita Damayanti mengatakan, pihaknya sengaja datang untuk memperkuat sinergi pelestarian budaya berkebaya di Sleman.

“Kami ingin kebaya tidak hanya dipakai saat acara formal, tetapi menjadi bagian identitas generasi milenial,” ujarnya.

Ia menegaskan, KKI DIY memiliki sejumlah agenda besar yang membutuhkan dukungan lintas sektor agar gerakan budaya tersebut semakin luas dan berdampak.

Menurut Sita, salah satu fokus utama organisasi adalah program peningkatan pengenalan dan pelestarian budaya berkebaya bagi kalangan muda.

“Anak-anak muda harus dikenalkan bahwa kebaya bukan pakaian kuno. Kebaya adalah warisan budaya yang elegan, modern, dan membanggakan,” katanya.

Ia berharap Sleman bisa menjadi contoh daerah yang aktif menghidupkan budaya berkebaya melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif.

Selain program budaya, KKI DIY juga tengah bersiap menghadiri MUNAS ke-2 di Madiun pada 6 Juli 2026 mendatang.

“Munas ini sangat penting untuk memperkuat jaringan komunitas kebaya Indonesia secara nasional,” ungkap Sita.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyiapkan program kolaborasi bersama UMKM binaan KKI dan pelaku UMKM Kabupaten Sleman agar pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat.

“Kami ingin kegiatan berkebaya juga berdampak pada pertumbuhan UMKM lokal,” lanjutnya.

Menurutnya, kerja sama dengan OPD Kabupaten Sleman juga akan terus diperluas.

“Harapannya seluruh OPD bisa ikut menghidupkan budaya berkebaya dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun masyarakat,” tambah Sita.

Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi energi besar bagi komunitas budaya untuk terus berkembang.

Dalam audiensi tersebut, KKI DIY juga menyampaikan sejumlah poin penting hasil pertemuan dengan Ketua DPRD Sleman.

Di antaranya dukungan penggunaan pendopo untuk kegiatan line dance, fasilitasi ruang pertemuan setiap tiga bulan sekali, hingga dukungan dana kegiatan Munas.

“Alhamdulillah responnya sangat baik. Kami mendapat sinyal dukungan penuh dan segera akan ditindaklanjuti oleh staf DPRD Sleman,” pungkas Sita Damayanti.(ady)

Berita Terkait

Konferensi Republik UGM Dorong Persatuan Aktivis untuk Selamatkan Demokrasi
Sekda Sleman Purnatugas, Harda Sampaikan Apresiasi dan Pesan Haru
UWM Tegaskan Pentingnya Spirit Ibrahim dalam Menjaga Moral Generasi Bangsa
Tradisi Ndandakke Kembali Populer, Daging Kurban Diolah Jadi Abon Bernilai Ekonomis
Kinderstation School Hadirkan Cerita Kita Fest 2026, Puncak Apresiasi Kreativitas Musik Generasi Muda di Yogyakarta
Konferensi ICONPO 2026 di Hungaria Hadirkan Akademisi UMY sebagai Key Panel Speaker
Dosen UMY Dampingi Penguatan Pokdarwis untuk Wujudkan Desa Wisata Berkelanjutan di Semoyo
Pakar UMY: Surplus Listrik Tidak Menjamin Ketahanan Sistem Kelistrikan Sumatra

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:51 WIB

Konferensi Republik UGM Dorong Persatuan Aktivis untuk Selamatkan Demokrasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:44 WIB

Sekda Sleman Purnatugas, Harda Sampaikan Apresiasi dan Pesan Haru

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:22 WIB

Tradisi Ndandakke Kembali Populer, Daging Kurban Diolah Jadi Abon Bernilai Ekonomis

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:15 WIB

Kebaya Milenial Kian Mendunia, DPRD Sleman Beri Dukungan Penuh kepada KKI

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:52 WIB

Kinderstation School Hadirkan Cerita Kita Fest 2026, Puncak Apresiasi Kreativitas Musik Generasi Muda di Yogyakarta

Berita Terbaru

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta (Jennus)

Pendidikan

Ternyata Masih Ada Pungli dan Titipan Calon Siswa dalam SPMB

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:12 WIB

Internasional

AS Ketahuan Ngarang Lagi, Iran Takkan Pernah Lepaskan Uranium

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:55 WIB