TNI Tegaskan Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie atas Permintaan Resmi Kejaksaan Agung

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Febrie di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat dijaga personel TNI pada Rabu (8/7/2026). (Jennus)

Rumah Febrie di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat dijaga personel TNI pada Rabu (8/7/2026). (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah kembali menjadi perhatian publik setelah kediamannya dijaga oleh sejumlah prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Rumah Febrie di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terlihat dijaga personel TNI pada Rabu (8/7/2026).

Menanggapi hal tersebut, Markas Besar (Mabes) TNI menegaskan bahwa penempatan personel di kediaman Febrie dilakukan atas permintaan resmi Kejaksaan Agung dan telah melalui mekanisme yang berlaku.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhammad Nas membenarkan adanya pengamanan terhadap Jampidsus. Menurut dia, pengerahan personel dilakukan berdasarkan permintaan dari institusi Kejaksaan Agung.

“Pengamanan terhadap Jampidsus benar dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan Agung dan telah dikoordinasikan sesuai mekanisme,” ujar Nas saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026).

Nas menjelaskan, pengamanan tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2025 tentang Perlindungan Negara terhadap Jaksa dalam Melaksanakan Tugas dan Fungsi Kejaksaan. Regulasi itu menjadi dasar pemberian perlindungan bagi jaksa yang menjalankan tugas penegakan hukum, termasuk dalam aspek pengamanan.

Ia juga menegaskan bahwa keberadaan personel TNI di rumah Febrie tidak berkaitan dengan isu lain yang belakangan berkembang di ruang publik.

Menurut Nas, informasi mengenai penggeledahan yang dilakukan Polri di sejumlah lokasi merupakan proses penegakan hukum yang berbeda dan berada dalam kewenangan kepolisian.

“Adapun mengenai informasi adanya penggeledahan oleh Polri terhadap sejumlah lokasi, hal tersebut merupakan proses yang berbeda dan menjadi kewenangan Polri,” kata Nas.

Penegasan tersebut sekaligus memperjelas bahwa pengamanan di kediaman Jampidsus merupakan bagian dari pelaksanaan perlindungan terhadap aparat penegak hukum berdasarkan permintaan institusi Kejaksaan Agung dan ketentuan yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. (ihd)

Berita Terkait

KPK Duga Amplop yang Diberikan Bupati Kuansing ke Menhut sebelum OTT Berisi 12.000 Dolar Singapura
Polri Temukan 74 Kilogram Emas dan Dolar Senilai Rp476 Miliar dalam Brankas Rumah di Sentul
Tujuh Pembunuh Pilot AS di Yahukimo Masuk DPO, Polisi Buru Jaringan Kelompok Bersenjata
Pengadilan Negeri Indramayu Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Lima Anggota Keluarga
Sepekan Menghilang, Nadira Az Zahra Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lelah dan Disorientasi
KY Tindak Lanjuti Laporan Tim Nadiem, Dugaan Pelanggaran Etik Empat Hakim Tipikor Dikaji
KPK Terima Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli setelah Bupati Kuansing Ditangkap
Forensik Ungkap Pilot AMA Tewas akibat Tembakan Kontak, Penyelidikan Terus Berlanjut

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:27 WIB

TNI Tegaskan Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie atas Permintaan Resmi Kejaksaan Agung

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:23 WIB

KPK Duga Amplop yang Diberikan Bupati Kuansing ke Menhut sebelum OTT Berisi 12.000 Dolar Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:53 WIB

Polri Temukan 74 Kilogram Emas dan Dolar Senilai Rp476 Miliar dalam Brankas Rumah di Sentul

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:42 WIB

Tujuh Pembunuh Pilot AS di Yahukimo Masuk DPO, Polisi Buru Jaringan Kelompok Bersenjata

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:29 WIB

Pengadilan Negeri Indramayu Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Lima Anggota Keluarga

Berita Terbaru