TNI AL Gagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Sabu di Tanjung Priok

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menunjukkan sabu sebanyak 10 kilogram dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/10/3025). (Antara)

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menunjukkan sabu sebanyak 10 kilogram dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/10/3025). (Antara)

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia mengatakan, pengungkapan itu berawal dari informasi intelijen mengenai rencana pengiriman sabu dari Pontianak ke Jakarta melalui jalur laut. Barang haram itu dikirim dengan kapal KM Kelimutu dan dibawa oleh sejumlah penumpang.

“Begitu kapal tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, petugas langsung memperketat pemeriksaan di pintu keluar penumpang. Sekitar pukul 03.00 WIB, seorang penumpang mencurigakan kami periksa menggunakan mesin x-ray dan pemeriksaan manual,” kata Uki saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Petugas menemukan tiga kantong sabu yang ditempel di badan pelaku dengan korset dan lakban. Berdasarkan pengakuan pelaku, masih ada tiga rekannya yang membawa sabu dan berhasil lolos dari pemeriksaan awal.

“Tim segera melakukan penyisiran hingga ke area parkir pelabuhan. Ketiga pelaku lainnya ditemukan di dalam mobil yang hendak meninggalkan lokasi,” ujar Uki.

Dari hasil pemeriksaan, TNI AL menyita total 16 kantong sabu dengan berat keseluruhan 10,344 kilogram. Seluruh tersangka kini ditahan dan diperiksa lebih lanjut di Polda Metro Jaya.

Uki menegaskan, keberhasilan ini menjadi bukti komitmen TNI AL dalam menutup jalur laut bagi penyelundupan narkoba. “Kami akan terus memperkuat pengawasan di seluruh pelabuhan agar barang haram tidak lolos ke wilayah Indonesia, khususnya ke Jakarta,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Jampidsus Akui Rumah yang Digeledah di Sentul Miliknya, Sebut Uang dan Emas Ada Pemiliknya
TNI Tegaskan Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie atas Permintaan Resmi Kejaksaan Agung
KPK Duga Amplop yang Diberikan Bupati Kuansing ke Menhut sebelum OTT Berisi 12.000 Dolar Singapura
Polri Temukan 74 Kilogram Emas dan Dolar Senilai Rp476 Miliar dalam Brankas Rumah di Sentul
Tujuh Pembunuh Pilot AS di Yahukimo Masuk DPO, Polisi Buru Jaringan Kelompok Bersenjata
Pengadilan Negeri Indramayu Vonis Mati Terdakwa Pembunuhan Lima Anggota Keluarga
Sepekan Menghilang, Nadira Az Zahra Ditemukan Selamat dalam Kondisi Lelah dan Disorientasi
KY Tindak Lanjuti Laporan Tim Nadiem, Dugaan Pelanggaran Etik Empat Hakim Tipikor Dikaji

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:35 WIB

Jampidsus Akui Rumah yang Digeledah di Sentul Miliknya, Sebut Uang dan Emas Ada Pemiliknya

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:27 WIB

TNI Tegaskan Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie atas Permintaan Resmi Kejaksaan Agung

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:23 WIB

KPK Duga Amplop yang Diberikan Bupati Kuansing ke Menhut sebelum OTT Berisi 12.000 Dolar Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:53 WIB

Polri Temukan 74 Kilogram Emas dan Dolar Senilai Rp476 Miliar dalam Brankas Rumah di Sentul

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:42 WIB

Tujuh Pembunuh Pilot AS di Yahukimo Masuk DPO, Polisi Buru Jaringan Kelompok Bersenjata

Berita Terbaru