Sekolah Rakyat Mulai Dirintis, Prabowo Targetkan Satu Sekolah di Tiap Kabupaten

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Pemerintah mulai merintis program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan, inisiatif Presiden Prabowo Subianto itu akan dimulai pada 100 titik lokasi di berbagai daerah mulai 2025.

“Ini adalah idenya Presiden Prabowo untuk memutus mata rantai kemiskinan lewat pendidikan yang berkualitas, terutama bagi keluarga yang tidak mampu,” ujar Saifullah di Kabupaten Serang, Banten, Jumat (23/5/2025).

Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau keluarga miskin ekstrem, terutama anak-anak yang putus sekolah atau tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dan SMA. Presiden menekankan pentingnya menghadirkan pendidikan unggulan yang inklusif.

“Presiden ingin memuliakan keluarga yang tidak mampu. Anak-anak mereka harus punya kesempatan sekolah di fasilitas setara sekolah unggulan,” ujar Saifullah.

Tiga Jenjang dalam Satu Sekolah

Konsep Sekolah Rakyat akan mencakup pendidikan dasar hingga menengah, dengan satu gedung menampung jenjang SD, SMP, dan SMA. Setiap kabupaten dan kota ditargetkan memiliki minimal satu Sekolah Rakyat, termasuk yang dikelola pemerintah provinsi.

Saat ini, renovasi 65 gedung sementara tengah dilakukan untuk memulai pembelajaran sambil menunggu pembangunan gedung prototipe permanen. Menurut Saifullah, gedung permanen akan digunakan mulai tahun depan.

“Renovasi gedung hanya untuk satu tahun. Tahun depan kita pindah ke bangunan prototipe yang lebih layak dan dirancang khusus,” ujarnya.

Dari 100 titik rintisan, lebih dari 50 persen berada di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat. Tambahan 35 lokasi pengajuan terbaru juga tengah diproses, termasuk di Provinsi Banten yang masih dalam tahap konsolidasi.

Mulai Juli 2025

Target operasional Sekolah Rakyat ditetapkan pada Juli 2025. Saat ini, tim sedang menyusun tiga jenis kurikulum: matrikulasi, pembelajaran formal, dan pendidikan karakter.

“Melalui Sekolah Rakyat, kami ingin mencetak agen-agen perubahan dari keluarga tidak mampu. Anak-anak ini akan menjadi penggerak kemajuan di daerahnya masing-masing,” kata Saifullah.

Dengan pendekatan yang holistik, pemerintah berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi jembatan keadilan sosial dan menciptakan mobilitas vertikal bagi generasi muda dari kelompok rentan. (ihd)

Berita Terkait

Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat
FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional
Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat
Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, AMPHIBI Gelar Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur
Puluhan Pelajar Wonosobo Ikuti Pembinaan Paskibra, Siap Jadi Teladan Generasi Muda
Konferensi Sungai Trawas Tuai Sorotan, Sejumlah Pihak Persoalkan Aspek Prosedural
Jogja Halal Festival Angkat Potensi Industri Halal ke Pasar Global
Gubernur Herman Deru Dorong Penguatan SDM Digital dan Pembinaan Karakter untuk Hadapi Tantangan Masa Depan pada HUT ke-116 Kabupaten OKU

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, AMPHIBI Gelar Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:12 WIB

Puluhan Pelajar Wonosobo Ikuti Pembinaan Paskibra, Siap Jadi Teladan Generasi Muda

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Dasar Dalam Memahami dan Mengimplementasikan UULLAJ

Minggu, 16 Agu 2026 - 21:17 WIB