Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan ?

Kamis, 24 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Modal dapat bergerak melintasi batas negara, tetapi dampak ekologis tetap dirasakan di tempat kegiatan ekonomi berlangsung. Persoalan inilah yang disoroti WALHI dalam mengungkap dugaan keterlibatan perusahaan berafiliasi dengan Malaysia dan Singapura dalam karhutla Indonesia 2026.

WALHI menyebut sedikitnya 372 perusahaan terindikasi berkaitan dengan karhutla tahun ini. Penelusuran berdasarkan afiliasi grup bisnis menemukan 26 perusahaan asal Malaysia dan 26 entitas yang berafiliasi dengan Singapura.

Umi Ma’rufah dari WALHI mengatakan struktur kepemilikan korporasi perlu menjadi bagian dari penelusuran pertanggungjawaban.

Menurut data WALHI, area terbakar pada 2026 telah melampaui 895.000 hektare, dengan lebih dari 850.614 orang terdampak ISPA.

Persoalan tersebut memperlihatkan adanya ketimpangan antara manfaat ekonomi dan biaya ekologis. Aktivitas ekonomi menghasilkan nilai bagi pemegang saham dan pemilik modal, sementara ketika terjadi kerusakan lingkungan, masyarakat lokal menanggung sebagian besar dampaknya.

Karena itu WALHI mendorong evaluasi terhadap mekanisme perizinan, sertifikasi keberlanjutan, serta tanggung jawab perusahaan terhadap pemulihan lingkungan.

Isu yang muncul bukan penolakan terhadap investasi asing, melainkan pertanyaan mengenai bagaimana memastikan bahwa setiap investasi yang beroperasi di Indonesia juga membawa tanggung jawab lingkungan yang dapat ditegakkan.(*)

Berita Terkait

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri
Kasus HGB Summarecon, KPK Jajagi Peluang Periksa Nusron Wahid
Kejagung Lakukan Pengamanan Tiga Paket Pekerjaan Jalan di IKN
Wali Kota Bekasi Gelar Maulid di Pasar, Bicara Keteladanan Rasul dalam Berdagang
Mahasiswa UGM Edukasi Warga Pokoh Kidul Wonogiri Waspada Penipuan Digital
Harga Cabai Rawit Melonjak, Tembus Rp67.350 per Kilogram
Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat
FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 09:13 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan ?

Selasa, 22 September 2026 - 22:56 WIB

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri

Sabtu, 19 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus HGB Summarecon, KPK Jajagi Peluang Periksa Nusron Wahid

Jumat, 18 September 2026 - 17:02 WIB

Kejagung Lakukan Pengamanan Tiga Paket Pekerjaan Jalan di IKN

Jumat, 18 September 2026 - 09:51 WIB

Wali Kota Bekasi Gelar Maulid di Pasar, Bicara Keteladanan Rasul dalam Berdagang

Berita Terbaru