JENDELANUSANTARA.COM, Kota Serang – Dosen Program Studi Ilmu Hukum Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang, Dewa Sukma Kelana, S.H., M.Kn, turut berpartisipasi dalam Sidang Konferensi Perburuhan Internasional (International Labour Conference/ILC) ke-114 yang diselenggarakan Organisasi Perburuhan Internasional (International Labour Organization/ILO) di Jenewa, Swiss.
Keikutsertaan Dewa dalam forum ketenagakerjaan dunia tersebut menjadi bentuk komitmen akademisi UNPAM Kampus Serang dalam memperluas wawasan dan pengembangan keilmuan hukum ketenagakerjaan di tingkat internasional.
Dewa menyampaikan bahwa ILC merupakan forum strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, pengusaha, dan pekerja dari berbagai negara untuk membahas berbagai isu ketenagakerjaan global.
“Forum ini menjadi wadah penting untuk membahas perlindungan hak-hak pekerja, hubungan industrial, serta penyusunan standar perburuhan internasional yang menjadi rujukan banyak negara,” ujarnya Minggu, (14/6/2026).
Ia menuturkan, pengalaman mengikuti sidang internasional tersebut memberikan perspektif baru yang dapat diimplementasikan dalam kegiatan akademik, baik pada proses pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Banyak hal yang dapat dipelajari dari dinamika pembahasan di tingkat internasional. Pengalaman ini tentu akan memperkaya materi perkuliahan dan pengembangan kurikulum yang berorientasi global,” katanya.
ILC ke-114 sendiri merupakan agenda tahunan ILO yang memiliki peran penting dalam merumuskan kebijakan dan standar ketenagakerjaan internasional. Hasil-hasil pembahasan dalam forum tersebut kerap menjadi acuan dalam penyusunan regulasi ketenagakerjaan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dewa menegaskan, keterlibatan akademisi dalam forum internasional menjadi langkah penting untuk menjembatani perkembangan hukum ketenagakerjaan global dengan kebutuhan pendidikan tinggi di Indonesia.
“Partisipasi ini bukan hanya mewakili kepentingan akademik pribadi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya UNPAM Kampus Serang untuk terus berkontribusi dalam diskursus hukum dan ketenagakerjaan di tingkat internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Prodi Ilmu Hukum UNPAM Kampus Serang berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti ILC dapat dibagikan kepada mahasiswa dan sivitas akademika lainnya. Hal tersebut dinilai penting guna meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan hak pekerja, standar ketenagakerjaan internasional, serta perkembangan hubungan industrial global.
Keikutsertaan Dewa dalam konferensi tersebut dinilai sejalan dengan komitmen UNPAM Kampus Serang untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia akademik dan memperkuat jejaring internasional.
“Partisipasi aktif dalam forum dunia itu sekaligus menunjukkan bahwa akademisi Indonesia memiliki peran penting dalam mengikuti perkembangan hukum dan kebijakan ketenagakerjaan global yang terus berkembang dari waktu ke waktu,”tungkasnya.
(Yuyi Rohmatunisa)














