Kirab Kebangsaan di Malioboro Dibuka, Teguhkan Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Kirab Kebangsaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi dibuka di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (12/8/2026). Yang dilaksanakan oleh DIWA Foundation

Pembukaan kirab dilakukan oleh Direktur Sosialisasi dan Komunikasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Dr. H. Agus Moh. Najib, S.Ag., M.Ag., bersama Kapolsek Danurejan AKP Riki Heriyanto, S.H. dan Danramil Danurejan Mayor Caj (K) Erni Sudarwati, S.Pd.

Dalam sambutannya, Prof. Agus mengatakan Kirab Kebangsaan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, perayaan kemerdekaan merupakan milik seluruh warga negara Indonesia tanpa membedakan latar belakang suku, budaya maupun kondisi sosial, termasuk penyandang disabilitas.

“Berbagai macam budaya, suku, bangsa, termasuk siapapun, termasuk penyandang disabilitas, semua warga negara Indonesia menyambut ke-81 Republik Indonesia ini dengan perasaan gembira dan bahagia,” ujar Prof. Agus saat membuka kirab.

Ia berharap, memasuki usia kemerdekaan yang ke-81, Indonesia dapat terus berkembang menjadi negara yang semakin maju, sejahtera, adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kirab Kebangsaan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan diharapkan dapat menjadi ruang bersama untuk meneguhkan nilai-nilai Pancasila, persatuan dan kesetaraan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Dengan harapan ke depan Indonesia menjadi negara yang lebih maju, lebih sejahtera, adil dan makmur untuk semuanya,” katanya.

Sebagai simbol dimulainya Kirab Kebangsaan, Prof. Agus bersama jajaran kepolisian dan TNI melepas burung merpati. Pelepasan tersebut menandai dimulainya parade yang berlangsung di sepanjang kawasan Malioboro.

Kirab selanjutnya bergerak menuju Gedung Agung Yogyakarta. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta akan disambut oleh sekitar seribu penyandang disabilitas yang turut mengambil bagian dalam perayaan kebangsaan.

Prof. Agus kemudian secara resmi membuka kegiatan dengan mengajak seluruh peserta mengawali kirab dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa.

Kirab Kebangsaan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat pesan bahwa semangat kemerdekaan dan kebangsaan merupakan milik seluruh masyarakat Indonesia. (Aga)

Berita Terkait

FE UWM Bekali Lulusan dengan Integritas dan Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja
UMY Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Desa Adaptif dan Inovatif
Inovasi Beton Ramah Lingkungan Antar Mahasiswa UMY Raih Tiga Penghargaan Internasional
Bendera Raksasa 481 Meter Warnai Jogja Merah Putih, Ribuan Warga Diperkirakan Terlibat
Suara Inklusi untuk Semua 2026 Meriahkan Malioboro, Satukan Ribuan Elemen Masyarakat dalam Semangat Kesetaraan
Pajak Rumah Kontrakan Diperketat, Ekonom UMY Soroti Dampaknya bagi Penyewa Berpenghasilan Rendah
Gotong Royong TNI dan Warga Tuntaskan Renovasi Dua RTLH di Wonosobo
Bawa Misi Juara, Tim Banteng DIY Siap Hadapi Persaingan Soekarno Cup III

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Kirab Kebangsaan di Malioboro Dibuka, Teguhkan Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:55 WIB

FE UWM Bekali Lulusan dengan Integritas dan Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:56 WIB

UMY Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Desa Adaptif dan Inovatif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Inovasi Beton Ramah Lingkungan Antar Mahasiswa UMY Raih Tiga Penghargaan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Bendera Raksasa 481 Meter Warnai Jogja Merah Putih, Ribuan Warga Diperkirakan Terlibat

Berita Terbaru