Bawa Misi Juara, Tim Banteng DIY Siap Hadapi Persaingan Soekarno Cup III

Selasa, 11 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, JOGJA – Tim Banteng DIY tiba pertama di Surabaya dengan kepercayaan diri tinggi, membawa ambisi besar merebut Piala Soekarno Cup III musim ini secara meyakinkan.

Berstatus debutan, kontingen Yogyakarta justru datang dengan target berani, yakni membawa pulang trofi bergengsi tersebut menuju Bumi Mataram tercinta tahun ini dengan bangga.

Persiapan selama tiga bulan menjadi modal penting untuk membangun kekompakan pemain dari empat kabupaten dan satu kota di Yogyakarta secara menyeluruh dan solid.

Direktur Tim Banteng Jogja, Susanto Dwi Antoro, mengatakan skuadnya dihuni talenta terbaik dari sejumlah klub ternama di Yogyakarta yang berpengalaman dan berkualitas tinggi.

“Ini waktu cukup untuk mengolaborasikan seluruh kekuatan sepak bola Yogyakarta,” ujar Susanto, Selasa (11/8/2026), penuh keyakinan dan optimisme tinggi bersama.

Susanto menegaskan kedatangan tim bukan sekadar meramaikan turnamen, melainkan membawa misi mengangkat martabat sepak bola DIY di panggung nasional Indonesia secara terhormat bersama.

“Kami datang menjadi sahabat untuk mengambil Piala Soekarno dari Jawa Timur,” kata Susanto, menegaskan target Tim Banteng Istimewa dengan penuh keberanian dan semangat.

Skuad DIY diperkuat pemain dari PSS Sleman, PSIM Jogja, Persiba Bantul, hingga Persikup Kulon Progo yang dipilih melalui proses seleksi matang dan ketat.

Kolaborasi lintas klub tersebut diharapkan menciptakan kekuatan baru, sekaligus mempertemukan karakter permainan berbeda dalam satu perjuangan membawa nama Yogyakarta ke tingkat nasional bersama.

Dukungan juga datang dari puluhan anggota legislatif daerah hingga nasional, sehingga Tim Banteng Istimewa merasa semakin mendapat energi perjuangan dan motivasi besar bersama.

Manajemen mengakui persaingan bakal ketat, terutama menghadapi tim-tim kuat dari Jawa Timur dan Jawa Barat yang memiliki tradisi sepak bola kuat dan konsisten.

Meski demikian, peluang menuju final tetap terbuka lebar.

“Kami optimistis bisa melangkah jauh dan menumbangkan tim unggulan,” ujar Susanto penuh keyakinan dan semangat.

Jersi utama berwarna hitam menjadi simbol semangat pantang menyerah, menggambarkan api perjuangan yang terus menyala sepanjang kompetisi berlangsung di Surabaya tahun ini.

Jersi tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama UMKM lokal Kabupaten Sleman, menghadirkan desain sederhana yang tetap menyimpan pesan persatuan dan perjuangan bagi Yogyakarta seluruhnya.

Setibanya di Surabaya, rombongan DIY mendapat sambutan hangat. Jawa Timur dipandang sebagai saudara sekaligus barometer sepak bola nasional Indonesia yang penting dan berpengaruh.

Susanto menilai persahabatan tetap penting, tetapi semangat kompetitif harus dijaga agar perjuangan Tim Banteng menghasilkan prestasi terbaik bagi Yogyakarta di turnamen ini nanti.

“Nyala api ini wajib untuk Banteng Istimewa Yogyakarta sebagai pemersatu seluruh komponen sepak bola DIY,” tutup Susanto penuh semangat dan keyakinan bersama. (waw)

Berita Terkait

Kirab Kebangsaan di Malioboro Dibuka, Teguhkan Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 RI
FE UWM Bekali Lulusan dengan Integritas dan Kompetensi Hadapi Perubahan Dunia Kerja
UMY Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Desa Adaptif dan Inovatif
Inovasi Beton Ramah Lingkungan Antar Mahasiswa UMY Raih Tiga Penghargaan Internasional
Bendera Raksasa 481 Meter Warnai Jogja Merah Putih, Ribuan Warga Diperkirakan Terlibat
Suara Inklusi untuk Semua 2026 Meriahkan Malioboro, Satukan Ribuan Elemen Masyarakat dalam Semangat Kesetaraan
Pajak Rumah Kontrakan Diperketat, Ekonom UMY Soroti Dampaknya bagi Penyewa Berpenghasilan Rendah
Gotong Royong TNI dan Warga Tuntaskan Renovasi Dua RTLH di Wonosobo

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Kirab Kebangsaan di Malioboro Dibuka, Teguhkan Semangat Persatuan Jelang HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:56 WIB

UMY Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Wujudkan Desa Adaptif dan Inovatif

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:26 WIB

Inovasi Beton Ramah Lingkungan Antar Mahasiswa UMY Raih Tiga Penghargaan Internasional

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Bendera Raksasa 481 Meter Warnai Jogja Merah Putih, Ribuan Warga Diperkirakan Terlibat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Suara Inklusi untuk Semua 2026 Meriahkan Malioboro, Satukan Ribuan Elemen Masyarakat dalam Semangat Kesetaraan

Berita Terbaru