Jaga Situasi Tetap Kondusif, Dosen Unila Ingatkan Warga Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Lampung Tengah — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung, Dr. Usep Syaipudin, S.E., M.S.Ak., mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dalam menyikapi aksi pendudukan lahan di areal perkebunan PT BSA, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah.

Usep menilai seluruh pihak perlu mengedepankan sikap saling menahan diri serta menempuh penyelesaian melalui dialog agar persoalan yang telah berlangsung selama 277 hari tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang merugikan masyarakat.

“Harus saling menahan diri, karena kekerasan tidak menyelesaikan masalah dan justru merugikan masyarakat,” ujar Usep, Rabu (12/8/2026).

Ia berharap penyelesaian persoalan di Anak Tuha dilakukan dengan mengedepankan pendekatan dialog dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh masyarakat serta tokoh adat.

Menurutnya, komunikasi yang baik diperlukan agar setiap persoalan yang muncul dapat dibahas secara terbuka dan dicari solusi terbaik tanpa menimbulkan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Usep juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai informasi yang berpotensi memicu emosi maupun tindakan anarkis.

“Masyarakat perlu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, agar jangan terprovokasi dan melakukan tindakan anarki,” katanya.

Ia menegaskan bahwa apabila dalam perkembangan persoalan tersebut ditemukan tindakan anarkis, seperti perusakan, dan terdapat bukti adanya pelanggaran hukum, maka proses penegakan hukum perlu dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Terhadap tindakan anarkis (perusakan), perlu ditindaklanjuti. Jika memang terdapat bukti pelanggaran, perlu penegakan hukum,” ujarnya.

Usep menambahkan, kondisi keamanan dan stabilitas di daerah perlu menjadi perhatian bersama. Menurutnya, situasi yang kondusif diperlukan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan iklim investasi di Lampung tetap terjaga.

“Kita harus menjaga kondusivitas dan iklim investasi di Lampung,” tambahnya.

Dari berbagai sumber pemberitaan, perkembangan aksi pendudukan lahan di areal perkebunan PT BSA yang hingga Rabu (12/8/2026) telah memasuki hari ke-277.

Berdasarkan perkembangan di lapangan, massa dari tiga kampung memasuki areal perkantoran PT BSA setelah mengetahui adanya aktivitas pemanenan kelapa sawit. Massa kemudian berkumpul di sekitar perkantoran PT BSA, tepatnya di depan Asrama Askep, untuk meminta penjelasan mengenai aktivitas pemanenan tersebut.

Jumlah massa yang berada di lokasi dilaporkan mencapai ratusan orang. Massa meminta pihak perusahaan memberikan penjelasan mengenai kegiatan pemanenan karena terdapat tuntutan agar PT BSA tidak melakukan aktivitas di areal yang menjadi objek persoalan.

Pengamanan di lokasi dilakukan secara terukur untuk menjaga keamanan masyarakat, pekerja, maupun aset perusahaan serta mencegah tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kondisi di lokasi hingga saat ini dilaporkan masih kondusif dan terkendali. Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta tetap menjalankan aktivitas secara tertib.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang, tidak melakukan tindakan anarkis, serta memberikan ruang bagi proses penyelesaian persoalan secara tertib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (gla)

Sumber : Adpim Pemprov Lampung

Berita Terkait

Bapemperda Sampaikan Penjelasan Propemperda 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung
Era Digital Menuntut Adaptasi, Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Lampung Siapkan Diri
Batin Wulan Pamerkan Kriya Lampung, Dorong Produk Lokal Naik Kelas ke Pasar Global
Pemprov Lampung Bangun Ekonomi Masa Depan Berbasis Teknologi dan Komunitas
Gubernur Mirza Serukan Kesetaraan, Martabat Kaum Tuli Harus Dihormati
Dilepas Purnama Wulan Sari Mirza, Tri Wahyuni Siap Berjuang di Asian Games 2026
Rahmat Mirzani Djausal Tinjau Penanganan Jalan Ketapang–Negara Ratu di Lampung Utara
HUT ke-81 PMI di Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza Pimpin Upacara di Kantor Gubernur

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 16:52 WIB

Bapemperda Sampaikan Penjelasan Propemperda 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung

Senin, 28 September 2026 - 14:46 WIB

Era Digital Menuntut Adaptasi, Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Lampung Siapkan Diri

Senin, 28 September 2026 - 10:54 WIB

Batin Wulan Pamerkan Kriya Lampung, Dorong Produk Lokal Naik Kelas ke Pasar Global

Senin, 28 September 2026 - 10:23 WIB

Pemprov Lampung Bangun Ekonomi Masa Depan Berbasis Teknologi dan Komunitas

Senin, 28 September 2026 - 10:15 WIB

Gubernur Mirza Serukan Kesetaraan, Martabat Kaum Tuli Harus Dihormati

Berita Terbaru