JENDELANUSANTARA.COM, Istanbul – Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan menandatangani nota kesepahaman pada 19 Juni mendatang di resor Bürgenstock, Swiss tengah. Kesepakatan tersebut menjadi langkah diplomasi terbaru setelah kedua negara terlibat ketegangan berkepanjangan.
Kementerian Luar Negeri Swiss melalui Departemen Luar Negeri Federal Swiss (FDFA) mengonfirmasi rencana penandatanganan itu kepada Anadolu, Selasa (16/6/2026).
Juru Bicara FDFA Pierre-Alain Eltschinger mengatakan Swiss telah melakukan komunikasi intensif selama beberapa hari dengan Amerika Serikat, Iran, Pakistan, dan Qatar terkait persiapan pertemuan tersebut.
“Pada tahap ini, penandatanganan dijadwalkan pada Jumat, 19 Juni, di Bürgenstock, Kanton Nidwalden,” kata Eltschinger dalam pernyataannya.
Lokasi pertemuan itu, menurut FDFA, diusulkan oleh mediator dari Pakistan dan Qatar bersama pihak Amerika Serikat serta Iran.
Swiss berperan sebagai fasilitator dalam proses diplomasi tersebut dengan menyediakan ruang dan kondisi yang memungkinkan pertemuan berlangsung.
“Swiss bertindak sebagai fasilitator dengan menciptakan kondisi praktis dan diplomatik yang diperlukan agar pertemuan ini dapat terlaksana di wilayah Swiss,” ujar Eltschinger.
Meski demikian, pemerintah Swiss belum memberikan rincian mengenai isi nota kesepahaman maupun agenda penandatanganan yang akan berlangsung.
“Tidak ada informasi lebih lanjut yang dapat diberikan pada tahap ini mengenai prosedur atau rincian penandatanganan yang direncanakan,” demikian pernyataan FDFA. (ihd)














