Suporter PSIM Turun ke Jalan Lewat Aksi Topo Bisu, Minta Mandala Krida Dibuka

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Jogja – Ribuan pendukung PSIM Yogyakarta menggelar topo bisu mengelilingi Stadion Mandala Krida pada malam 1 Suro, Selasa(16/6/2026) malam, menyuarakan harapan.

Aksi hening tersebut menjadi simbol kegelisahan suporter terhadap nasib PSIM yang belum dapat kembali bermarkas di Mandala.

Tanpa yel-yel dan nyanyian lantang, para peserta memilih berjalan khidmat sambil membawa doa serta harapan bersama.

Mereka menegaskan perjuangan kali ini bukan sekadar soal sepak bola, melainkan menjaga identitas dan kebanggaan kota.

“Mandala Krida adalah rumah kami. Kami ingin PSIM kembali bermain di sini,” ujar sejumlah peserta topo bisu.

Para suporter berharap pemerintah serta pihak terkait segera menemukan solusi terbaik demi mengakhiri ketidakpastian berkepanjangan.

Sebelumnya, aspirasi serupa telah disampaikan melalui mural dan pamflet yang tersebar di berbagai sudut Yogyakarta.

Tulisan “Usut Tuntas Korupsi Mandala Krida” menjadi pesan keras yang ramai menghiasi tembok-tembok kota beberapa waktu.

“Bukan hanya sepak bola, kami ingin keadilan ditegakkan dan persoalan stadion segera diselesaikan,” kata suporter.

Kasus dugaan korupsi pembangunan Mandala Krida mencuat sejak 2022 dan menyeret tiga orang sebagai tersangka.
‎Akibat proses hukum tersebut, Stadion

Mandala Krida berstatus barang bukti sehingga renovasi belum dapat dilakukan.

Kondisi itu berdampak langsung terhadap pemenuhan standar penyelenggaraan kompetisi Liga 1 musim 2026/2027 mendatang.

PSIM Yogyakarta akhirnya harus meninggalkan kandang bersejarahnya dan berpindah menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul.

“Kami tidak lelah bersuara. PSIM harus pulang ke Mandala Krida,” tegas perwakilan suporter dalam aksi.

Topo bisu malam 1 Suro menjadi pengingat bahwa cinta suporter, harapan keadilan, dan marwah PSIM belum padam.(WAW)

Berita Terkait

Mahasiswa Desak Akuntabilitas Pejabat dalam Forum Pancasila UGM
Penghentian Diskusi Mahasiswa di UGM Tuai Penyesalan dari Budiman Sudjatmiko
Al-Ma’mun Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pendampingan Yatim dan Dhuafa
Di Balik Penutupan Alun-Alun Utara, Mas Marrel Paparkan Alasannya
Al-Maun Tebar Manfaat, Yatim Dhuafa Rasakan Kepedulian Sesama
Ratusan Dhuafa Rasakan Kebahagiaan dalam Milad Keenam Al-Maun
Demi Keindahan Kota, Jogja Genjot Penanaman Kabel Telekomunikasi
Literasi Digital dan Beasiswa UWM Buka Peluang Pendidikan bagi Warga Rejowinangun

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 08:27 WIB

Suporter PSIM Turun ke Jalan Lewat Aksi Topo Bisu, Minta Mandala Krida Dibuka

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:23 WIB

Mahasiswa Desak Akuntabilitas Pejabat dalam Forum Pancasila UGM

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:11 WIB

Penghentian Diskusi Mahasiswa di UGM Tuai Penyesalan dari Budiman Sudjatmiko

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:32 WIB

Al-Ma’mun Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Pendampingan Yatim dan Dhuafa

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:22 WIB

Di Balik Penutupan Alun-Alun Utara, Mas Marrel Paparkan Alasannya

Berita Terbaru