Adi Satryo Pindah ke Arema FC untuk Selamatkan Masa Depan

Minggu, 22 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Malang – Penjaga gawang muda Indonesia, Adi Satryo, resmi bergabung dengan Arema FC menjelang bergulirnya Liga 1 Indonesia musim 2025/2026. Kepindahan ini menjadi langkah penting bagi Adi dalam upaya menyelamatkan masa depannya di dunia sepak bola profesional, setelah musim lalu gagal membawa PSIS Semarang bertahan di kompetisi kasta tertinggi.

“Yang pasti, saya gabung Arema untuk karier pribadi dan masa depan saya. Saya lihat Arema sebagai salah satu tim besar dengan dukungan suporter yang luar biasa. Ini akan menjadi hal baik bagi saya ke depannya,” ujar Adi seperti dikutip dari laman resmi Liga Indonesia, Minggu (22/6/2025).

Proses kepindahan Adi ke Arema FC tidak berlangsung mulus. Ia mengakui adanya sejumlah kendala administratif yang membuat proses transfer cukup melelahkan. Meskipun telah tercapai kesepakatan verbal, perundingan antara dua klub memerlukan waktu dan kompromi panjang sebelum tercapai kesepakatan final.

“Cukup rumit dan mendadak, tapi alhamdulillah semuanya selesai. Sekarang saya bisa fokus untuk menata karier saya ke depan,” katanya.

Pada musim 2024/2025, Adi Satryo tampil sebanyak 17 kali bersama PSIS Semarang. Ia mencatatkan tujuh kali nirbobol (clean sheet) dan kebobolan 25 gol. Namun performa tersebut belum cukup menyelamatkan Mahesa Jenar dari degradasi ke Liga 2.

Kini, di usia 23 tahun, mantan kiper Timnas Indonesia itu siap mengawali tantangan baru di bawah mistar gawang Singo Edan. Arema FC sendiri tengah berbenah untuk memperbaiki performa mereka setelah dua musim terakhir tertatih di papan tengah Liga 1.

Kehadiran Adi Satryo diharapkan menambah kekuatan sektor pertahanan tim asuhan pelatih anyar yang belum diumumkan secara resmi oleh manajemen. Bagi Adi, bergabung dengan Arema bukan sekadar langkah taktis, tetapi juga peluang untuk kembali menapaki jalur prestasi dalam karier profesionalnya. (ihd)

Berita Terkait

Jangan Anggap Biasa Orang Obesitas Mendengkur, Bisa Saja Gangguan Jantung
Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan ?
Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri
Kasus HGB Summarecon, KPK Jajagi Peluang Periksa Nusron Wahid
Kejagung Lakukan Pengamanan Tiga Paket Pekerjaan Jalan di IKN
Wali Kota Bekasi Gelar Maulid di Pasar, Bicara Keteladanan Rasul dalam Berdagang
Mahasiswa UGM Edukasi Warga Pokoh Kidul Wonogiri Waspada Penipuan Digital
Harga Cabai Rawit Melonjak, Tembus Rp67.350 per Kilogram

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:09 WIB

Jangan Anggap Biasa Orang Obesitas Mendengkur, Bisa Saja Gangguan Jantung

Kamis, 24 September 2026 - 09:13 WIB

Ketika Modal Melintasi Batas, Mengapa Tanggung Jawab Lingkungan Harus Berhenti di Perbatasan ?

Selasa, 22 September 2026 - 22:56 WIB

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri

Sabtu, 19 September 2026 - 20:26 WIB

Kasus HGB Summarecon, KPK Jajagi Peluang Periksa Nusron Wahid

Jumat, 18 September 2026 - 17:02 WIB

Kejagung Lakukan Pengamanan Tiga Paket Pekerjaan Jalan di IKN

Berita Terbaru