Bertemu Teman Masa Kecil, Mahasiswi Nyaris Diperkosa Lewat Permainan Borgol

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Palembang –Seorang mahasiswi di Palembang nyaris menjadi korban pemerkosaan setelah dijebak permainan borgol oleh teman masa kecilnya.

OR tak pernah menyangka pertemuan dengan teman masa kecilnya berubah jadi mimpi buruk. Perempuan 20 tahun, mahasiswi sebuah kampus di Palembang itu semula hanya berniat menyambung silaturahmi. Tapi, siang bolong itu, di sebuah rumah di kawasan Perumahan Surya Akbar, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, tubuhnya justru ditindih dalam posisi tangan diborgol, leher dicekik, dan mulut diancam sebilah pisau.

“Saya pikir cuma main-main,” kata OR saat melapor ke SPKT Polrestabes Palembang pada Rabu (7/5/2025).

Peristiwa itu terjadi dua pekan sebelumnya, tepatnya Selasa (22/4/2025). Saat itu, OR diajak oleh AR, lelaki yang sudah dikenalnya sejak kecil, ke rumah di kawasan Tanjung Barangan. Di sana, OR bertemu dua perempuan lain, berinisial AG dan BT. Mereka kemudian mengajak bermain: tantangan dengan borgol—siapa bisa membuka, diberi uang.

“Saya lihat AG bisa buka borgol. Tapi pas saya coba, malah enggak bisa lepas sama sekali,” ujar OR.

Ia sempat berusaha melepas sendiri di kamar mandi, bahkan dengan sabun. Gagal. Tak lama, AR mendekat, berpura-pura hendak membantu. OR menolak. Tapi AR memaksa masuk kamar mandi, mencekik lehernya, dan menyeretnya ke kamar. Pisau menempel di pipi. “Dia bilang jangan teriak. Saya takut sekali,” katanya.

Di bawah ancaman, OR ditindih. Tangannya masih terborgol. Ia hanya bisa menangis dan memohon agar dilepaskan. Entah iba atau tekanan mental karena OR terus menghiba, AR akhirnya melepas borgol itu. OR selamat, dengan tubuh memar dan trauma yang tak mudah sembuh.

Luka di leher, lebam di pinggang, dan lecet di pelipis menjadi saksi upaya pemerkosaan yang gagal. Kini, polisi sedang menyelidiki laporan itu. “Sudah kami terima, dan sedang ditangani Satreskrim,” ujar Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Erwim. Polisi kini tengah memburu pelaku.

OR berharap pelaku ditangkap dan dijerat hukum. “Saya tidak mau ini terjadi ke perempuan lain,” katanya lirih. (ihd)

Berita Terkait

Pemeriksaan Jenazah Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Libatkan Ahli DNA dan Toksikologi
Yaqut Melawan, Persoalkan Hilangnya Nama Fuad Hasan dalam Dakwaan Korupsi Haji
KPK Dakwa Yaqut Rugikan Negara Rp622 Miliar, Pembagian Kuota 50 Persen Disorot
Kejagung Kembali Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Misteri 995 Senjata di Sekolah Kebayoran Lama, Polisi Telusuri Status dan Isi Ruang Terkunci
Tersangka Tambang Nikel Ilegal Hadiri Pertemuan Presiden, Bareskrim: Tak Wajib Ditahan
Bandingkan Penanganan Febrie, Nadiem: Saya Langsung Diborgol dan Pakai Rompi
ETLE Kini Kini Bisa Kenali Wajah Pelanggar, Pelat Palsu Tetap Teridentifikasi

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:04 WIB

Pemeriksaan Jenazah Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Libatkan Ahli DNA dan Toksikologi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Yaqut Melawan, Persoalkan Hilangnya Nama Fuad Hasan dalam Dakwaan Korupsi Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:19 WIB

KPK Dakwa Yaqut Rugikan Negara Rp622 Miliar, Pembagian Kuota 50 Persen Disorot

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Kejagung Kembali Periksa Tujuh Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:55 WIB

Misteri 995 Senjata di Sekolah Kebayoran Lama, Polisi Telusuri Status dan Isi Ruang Terkunci

Berita Terbaru