Rumput Stadion Maulana Yusuf Tampak Menguning Usai BOOMFEST, Pengelola Diminta Beri Penjelasan

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Rumput Stadion setelah acara konser

Kondisi Rumput Stadion setelah acara konser

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Kondisi rumput lapangan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, menjadi sorotan setelah pelaksanaan BOOMFEST Serang 2026 yang digelar Sabtu (26/9/2026).

Berdasarkan pantauan dan dokumentasi di lokasi setelah kegiatan berlangsung, sebagian besar permukaan rumput tampak berwarna cokelat kekuningan. Pada sejumlah bagian juga terlihat pola bekas lintasan maupun tekanan di atas permukaan lapangan.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Iphay, Aktivis Banten, yang melihat langsung keadaan lapangan.

Iphay menilai kondisi rumput stadion perlu mendapat perhatian serius, terlebih Stadion Maulana Yusuf merupakan fasilitas yang fungsi utamanya berkaitan dengan kegiatan olahraga.

“Kalau kondisinya seperti ini tentu sangat disayangkan. Stadion ini kan sarana olahraga. Kalau rumputnya terdampak setelah kegiatan besar, harus jelas siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana pemulihannya,” ujar Iphay.

Menurutnya, penggunaan fasilitas olahraga untuk kegiatan berskala besar semestinya disertai pengaturan yang jelas mengenai perlindungan rumput, penggunaan kendaraan maupun peralatan di area lapangan, hingga kewajiban pemulihan apabila kondisi lapangan menurun.

“Yang perlu dijelaskan bukan hanya soal izin penggunaan stadion. Kalau setelah kegiatan kondisi lapangan menurun, publik perlu tahu siapa yang bertanggung jawab melakukan pemulihan,” kata Iphay.

Ia menilai fungsi utama stadion sebagai sarana olahraga tidak boleh terabaikan hanya karena digunakan untuk kegiatan hiburan atau kegiatan berskala besar lainnya.

Sebelumnya Disebut Masih Hijau

Kondisi lapangan setelah kegiatan juga dibandingkan dengan keterangan salah seorang petugas kebersihan di kawasan stadion.

Petugas tersebut menyebut bahwa sebelum pelaksanaan kegiatan, kondisi rumput lapangan masih terlihat hijau.

“Sebelumnya hijau,” ujar petugas kebersihan saat dimintai keterangan mengenai kondisi lapangan.

Keterangan tersebut menjadi pembanding atas kondisi rumput yang terlihat setelah pelaksanaan BOOMFEST Serang 2026.

Dalam dokumentasi di lokasi, permukaan lapangan tampak tidak lagi didominasi warna hijau. Sejumlah bagian terlihat mengering, sementara pada bagian lainnya tampak jejak aktivitas di atas permukaan lapangan.

Iphay Minta Tanggung Jawab Diperjelas

Iphay meminta pihak pengelola Stadion Maulana Yusuf maupun penyelenggara memberikan penjelasan mengenai kondisi lapangan sebelum dan setelah kegiatan.

Menurutnya, publik juga perlu mengetahui apakah selama acara digunakan pelindung khusus untuk rumput, apakah kendaraan diperbolehkan melintas di area lapangan, serta bagaimana skema pemulihan setelah kegiatan selesai.

“Kalau memang ada dampak, harus ada pemulihan. Jangan sampai stadion selesai dipakai untuk acara, tetapi fasilitas olahraganya justru dibiarkan menurun,” ujarnya.

Iphay menilai fasilitas publik seperti stadion harus memiliki standar penggunaan yang ketat agar tetap dapat digunakan sesuai fungsi utamanya sebagai sarana olahraga.

Ia juga mempertanyakan siapa pihak yang memiliki tanggung jawab apabila ditemukan adanya penurunan kondisi lapangan setelah kegiatan berlangsung, apakah berada pada pengelola stadion, penyelenggara kegiatan, atau pihak lain yang terikat dalam penggunaan fasilitas tersebut.

“Yang penting jangan sampai tanggung jawabnya saling dilempar. Kalau memang ada dampak terhadap lapangan, publik harus tahu siapa yang bertanggung jawab dan bagaimana proses pemulihannya,” kata Iphay.

Pengelola dan Penyelenggara Diminta Beri Penjelasan

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pengelola Stadion Maulana Yusuf maupun penyelenggara BOOMFEST Serang 2026 terkait kondisi rumput lapangan serta langkah pemulihan yang akan dilakukan setelah kegiatan berlangsung.

Penjelasan dinilai penting untuk mengetahui kondisi lapangan sebelum dan sesudah kegiatan, mekanisme perlindungan rumput selama acara, serta tanggung jawab pemulihan apabila terdapat dampak terhadap fasilitas olahraga tersebut.

Ruang klarifikasi tetap terbuka bagi pihak pengelola stadion, penyelenggara, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan secara berimbang mengenai kondisi lapangan Stadion Maulana Yusuf setelah pelaksanaan BOOMFEST Serang 2026. (*)

Berita Terkait

Sorotan Usai BOOMFEST 2026 di Serang: Botol Diduga Bekas Miras Ditemukan di Area Stadion
26 Tahun Banten, “Banten Bergerak, Maju Berdampak” Jadi Semangat Pembangunan
Respons Cepat Lapdu Rokok Ilegal, Polsek Cinangka Ungkap Dugaan Pemerasan
Sambangi Rumah Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Gubernur Andra Soni Kenang Momen Kebersamaan
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah, Wagub Dimyati: Banten Siap Jadi Pusat Industri Halal
P2STRATEGIK UNSERA 2026: Mahasiswa Baru didorong Bertumbuh dan Berkarya
UKW PWI Banten Angkatan ke-28 Digelar, Wartawan GerbangPatriot.com Turut Ambil Bagian
Tabligh Akbar hingga Deklarasi Organisasi, BPPKB Banten HDS Semarakkan Pandeglang

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 20:37 WIB

Rumput Stadion Maulana Yusuf Tampak Menguning Usai BOOMFEST, Pengelola Diminta Beri Penjelasan

Minggu, 27 September 2026 - 14:24 WIB

Sorotan Usai BOOMFEST 2026 di Serang: Botol Diduga Bekas Miras Ditemukan di Area Stadion

Jumat, 25 September 2026 - 16:35 WIB

26 Tahun Banten, “Banten Bergerak, Maju Berdampak” Jadi Semangat Pembangunan

Jumat, 25 September 2026 - 16:34 WIB

Respons Cepat Lapdu Rokok Ilegal, Polsek Cinangka Ungkap Dugaan Pemerasan

Jumat, 25 September 2026 - 15:55 WIB

Sambangi Rumah Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Gubernur Andra Soni Kenang Momen Kebersamaan

Berita Terbaru