Aksi Solidaritas Ojol Warnai Kasus Penganiayaan di Jalan Menteri Supeno

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, JOGJA – Sebuah video yang memperlihatkan kericuhan melibatkan puluhan driver ojek online (ojol) di kawasan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, viral di media sosial.

Kerumunan itu terjadi setelah dua driver ojol diduga menjadi korban pemukulan oleh dua pemuda yang diketahui dalam kondisi mabuk.

Dalam video yang beredar melalui akun Instagram @merapi_uncover, terlihat puluhan driver ojol mengerumuni seorang pria yang telah diamankan petugas kepolisian.

Pria tersebut kemudian dibawa menuju mobil polisi untuk menghindari aksi main hakim sendiri dari massa yang emosi atas kejadian tersebut.

“Kejadian di depan Imperial Digital Printing. Telah terjadi pemukulan terhadap driver ojol oleh orang tidak dikenal. Saat ini pelaku sudah diamankan oleh petugas berwajib,” tulis keterangan dalam unggahan yang ramai dibagikan warganet.

Unggahan itu juga meminta masyarakat yang mengetahui kronologi lengkap untuk menambahkan informasi melalui kolom komentar.

Ps Kasihumas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Pada hari Rabu tanggal 3 Juni 2026 sekira pukul 00.40 WIB, di Jalan Menteri Supeno telah terjadi kesalahpahaman antara pengendara motor dengan driver ojol yang mengakibatkan penganiayaan,” ujar Dani saat dikonfirmasi, Rabu (3/6/2026).

Menurut Dani, kejadian bermula ketika seorang driver ojol berinisial NAA sedang mengantarkan pesanan dan melintas di Jalan Menteri Supeno.

Di depannya terdapat dua pemuda berinisial BHW (29) dan DNS (28) yang berboncengan sambil berkendara tidak stabil.

“Karena diklakson oleh pengendara ojol, pelaku tidak terima lalu menendang dan menabrak korban hingga terjatuh,” jelas Dani.

Setelah korban terjatuh, salah satu pelaku disebut langsung melakukan pemukulan.

Saat insiden berlangsung, driver ojol lain berinisial RPP (25) berusaha melerai.

Namun, ia justru ikut menjadi korban pemukulan.

“Tidak berapa lama kemudian puluhan ojol datang ke lokasi untuk mendampingi korban sebagai bentuk solidaritas,” ungkap Dani.

Polisi yang datang ke lokasi segera mengamankan kedua pelaku dan membawanya ke Mapolresta Yogyakarta. Dari hasil pemeriksaan sementara,

“pelaku sebelumnya mengonsumsi minuman beralkohol,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

Balita Korban Kasus Daycare di Yogyakarta Alami Stunting, Orang Tua Soroti Dugaan Kurang Asupan Gizi
Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal
Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak
Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat
UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026
Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan
STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru
Pria di Yogyakarta Tewas Terjatuh dari Pohon Nangka Saat Cari Pakan Ternak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:17 WIB

Balita Korban Kasus Daycare di Yogyakarta Alami Stunting, Orang Tua Soroti Dugaan Kurang Asupan Gizi

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:17 WIB

Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00 WIB

Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WIB

UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026

Berita Terbaru