STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru

Rabu, 24 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎Sleman – Yayasan STAK Yogyakarta resmi menghapus Forum Jogja Damai (FJD) dari struktur organisasinya. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas pengurus, pembina, dan dewan pengawas yang digelar di Mako STAK Yogyakarta, Kedulan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, Selasa (23/6/2026) malam.

Ketua Pengurus STAK Yogyakarta, Sigit “Cemo” Susanto, menyampaikan rapat tersebut juga menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap program organisasi selama 2026.

“Seluruh program STAK telah berjalan sesuai rencana, termasuk kegiatan organisasi, pelaporan setiap divisi, serta pelaksanaan OKK yang berlangsung baik dan lancar,” ujarnya.

Dalam rapat itu, seluruh peserta menyepakati penghapusan FJD sebagai salah satu divisi STAK Yogyakarta.

“Keputusan ini diambil karena keberadaan dan pelaksanaan FJD dinilai sudah tidak lagi sejalan dengan visi dan misi Yayasan STAK Yogyakarta,” demikian hasil keputusan rapat yang disampaikan pengurus.

STAK Yogyakarta menegaskan langkah tersebut merupakan bagian dari pembenahan organisasi.

“Kami akan melakukan penataan kembali kepengurusan yang tetap berkomitmen menjalin sinergi, kolaborasi, dan kerja sama dengan TNI, Polri, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan,” kata pengurus dalam hasil rapat.

Tak hanya membubarkan FJD, yayasan juga memastikan akan segera membentuk divisi baru dengan fungsi serupa.

“Struktur baru akan lebih profesional, lebih tertata, berintegritas, sehingga mampu meningkatkan efektivitas koordinasi serta memperkuat sinergitas dengan TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat,” bunyi keputusan tersebut.

Dewan Pengawas STAK Yogyakarta menilai keputusan itu didasarkan pada hasil evaluasi organisasi.

“Ditemukan sejumlah kendala koordinasi, administrasi, dan pelaporan yang berpotensi menimbulkan ketidakefektifan pelaksanaan program, mengurangi akuntabilitas organisasi, serta berdampak terhadap citra yayasan,” tulis pertimbangan resmi dewan pengawas.

Sebagai tindak lanjut, STAK Yogyakarta akan menyampaikan keputusan tersebut secara resmi kepada seluruh anggota, komunitas, organisasi kemasyarakatan, relawan, serta mitra kerja.

“Langkah ini merupakan pembenahan kelembagaan untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat integritas organisasi, dan menjaga nama baik Yayasan STAK Yogyakarta,” tegas Dewan Pengawas.(WAW)

Berita Terkait

Susanto Dwi Antoro Serukan Solidaritas Warga untuk Keselamatan NTT
Semarakkan HUT ke-81 RI, UMY Gelar Gebyar Kemerdekaan dan Perkuat Soliditas Antar-Unit
Gowes 15 Kilometer, Jogjaversitas dan Unimus Eratkan Silaturahmi Perguruan Tinggi
Dengarkan Pidato Presiden, Andra Soni Dorong Pembangunan Banten Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional
Dorong Pengelolaan Aset Lebih Modern, Mahasiswa UAJY Kenalkan SIMANTAP
Antisipasi Genangan, Warga dan Dinas Turun Tangan Buka Muara Opak
Motor Masuk Jalur Cepat Ring Road, Polisi Siapkan Sanksi bagi Pelanggar
Fenomena Live Shopping, Telepresence Jadi Kunci Pengaruhi Keputusan Konsumen

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Susanto Dwi Antoro Serukan Solidaritas Warga untuk Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:12 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, UMY Gelar Gebyar Kemerdekaan dan Perkuat Soliditas Antar-Unit

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Gowes 15 Kilometer, Jogjaversitas dan Unimus Eratkan Silaturahmi Perguruan Tinggi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:14 WIB

Dengarkan Pidato Presiden, Andra Soni Dorong Pembangunan Banten Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Dorong Pengelolaan Aset Lebih Modern, Mahasiswa UAJY Kenalkan SIMANTAP

Berita Terbaru