Warga Podomoro Deli Medan Demo, Tuntut Masalah Sertifikat hingga Kenaikan IPL

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komplek Apartemen Podomoro City Deli Medan. (Istimewa)

Komplek Apartemen Podomoro City Deli Medan. (Istimewa)

JENDELANUSANTARA.COM, Medan – Belasan warga penghuni dan pemilik unit di Apartemen Podomoro City Deli Medan berencana menggelar aksi unjuk rasa damai di sekitar gedung PT Sinar Menara Deli Medan, pada Kamis (9/4/2026) ini.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penuntasan berbagai persoalan yang hingga kini belum mendapat penyelesaian dari pihak pengembang.

Berdasarkan surat pemberitahuan aksi yang disampaikan kepada kepolisian, terdapat sejumlah tuntutan utama yang akan disuarakan. Para pengunjuk rasa menuntut agar pihak pengembang segera memproses dan menerbitkan Akta Jual Beli (AJB) serta menyerahkan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) kepada para pembeli.

Selain itu, mereka juga meminta pengembalian uang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang dianggap belum diselesaikan dengan baik.

Koordinator aksi, Paulus, saat dikonfirmasi pada Rabu (8/4/2026), membeberkan lebih rinci daftar tuntutan warga.

Menurutnya, selain masalah administrasi kepemilikan, warga juga menolak keras kebijakan kenaikan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) yang dilakukan secara sepihak oleh pengelola tanpa adanya kesepakatan terlebih dahulu.

“Kami juga menuntut segera dibentuknya Pengurus Persatuan Pemilik Satuan Rumah Susun (PPPSRS) agar pengelolaan lingkungan dan fasilitas bisa dilakukan secara transparan dan mandiri oleh warga,” ujar Paulus.

Tidak hanya soal administrasi dan keuangan, warga juga membawa persoalan teknis bangunan. Mereka menuntut adanya perbaikan atau ganti rugi atas kondisi dinding apartemen yang mengalami keretakan parah hingga membelah secara diagonal, yang dinilai membahayakan keselamatan penghuni.

Paulus menegaskan bahwa aksi yang akan digelar ini bersifat damai dan terorganisir. Hingga saat ini, tercatat sedikitnya 15 orang yang akan turun langsung menyampaikan aspirasi.

Mereka berharap dengan adanya aksi ini, pihak pengembang dan pengelola dapat segera menanggapi dan memberikan solusi konkret serta penyelesaian yang adil bagi seluruh penghuni. (rel)

Berita Terkait

Entah Takut atau Malu, Sapi Kurban Satu Ini Kabur ke Atas Pelaminan
Pocong Gentayangan di Medsos Resahkan Warga, Tiga Remaja Diamankan Polisi
Nama Prabowo Disenggol, Gerindra dan Gekira Klarifikasi Persoalan Chappel ke USU
Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan Nasional
Melawan ‘Senyapnya Narasi’: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia
Penertiban Pedagang Dinilai Tebang Pilih, DPRD Binjai Minta Pemko Utamakan Keadilan dan Solusi
Halal Bihalal Pemprov Lampung dan FK PLP: Menggandeng Perantau dalam Pembangunan Daerah
UMP Jambi 2026 Naik 7,3 Persen, Gubernur Tegaskan Wajib Dipatuhi Perusahaan

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

Entah Takut atau Malu, Sapi Kurban Satu Ini Kabur ke Atas Pelaminan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:33 WIB

Pocong Gentayangan di Medsos Resahkan Warga, Tiga Remaja Diamankan Polisi

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:28 WIB

Nama Prabowo Disenggol, Gerindra dan Gekira Klarifikasi Persoalan Chappel ke USU

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:03 WIB

Pertemuan Dua Ketua Ikatan di Hari Pendidikan Nasional

Rabu, 29 April 2026 - 18:56 WIB

Melawan ‘Senyapnya Narasi’: Jiwa Kirana dan Kebangkitan Tradisi Magelang di Panggung Digital Dunia

Berita Terbaru