JENDELANUSANTARA.COM, Medan – Ketua Pengurus Wilayah IKA Alumni BEM Nusantara Provinsi Sumatera Utara, Ari Gusti Syahputra, mengajak seluruh elite politik di Sumatera Utara untuk mengedepankan kepentingan masyarakat dibanding membangun narasi yang berpotensi mengarah pada kontestasi politik yang masih jauh.
Menurut Ari Gusti, kritik yang terus diarahkan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ricky Antony, kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, berpotensi dipersepsikan publik sebagai bagian dari manuver politik menuju Pilgub Sumatera Utara 2029.
“Kami menghormati fungsi pengawasan DPRD. Namun, kritik hendaknya disampaikan secara objektif, proporsional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat, bukan menimbulkan kesan adanya agenda politik jangka panjang,” ujar Ari Gusti.
Ia menegaskan bahwa saat ini masyarakat lebih membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menyelesaikan berbagai persoalan, seperti pembangunan, pelayanan publik, peningkatan investasi, serta kesejahteraan masyarakat.
“Pilgub 2029 masih jauh. Saat ini yang paling penting adalah bekerja untuk rakyat. Mari fokus menjalankan amanah masing-masing daripada membangun dinamika politik yang belum waktunya,” tegasnya.
Ari Gusti juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Utara untuk menjaga suasana politik yang kondusif dan memberikan ruang kepada pemerintah provinsi dalam menjalankan program-program pembangunan yang dapat dievaluasi secara objektif berdasarkan kinerja.
“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun, kepentingan masyarakat harus tetap menjadi prioritas utama di atas kepentingan politik apa pun,” tutup Ari Gusti. (rel)














