Tanda Tangan Kesepakatan Bersama, Lampung Buka Jalan Mega Proyek Energi di Katibung

Sabtu, 6 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JABAROKENEWS.COM, BANDARLAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Direktur Utama PT Menamas Bakti S. Luddin menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Studi Kelayakan Pembangunan Multiklaster pada rencana Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2026).

Kesepakatan tersebut merupakan langkah awal percepatan pengembangan kawasan industri energi terintegrasi.

Gubernur Mirza mengatakan studi kelayakan menjadi tahapan penting untuk memastikan pengembangan kawasan strategis tersebut berjalan sesuai rencana. Ia menegaskan seluruh pihak harus menjaga ketelitian dan sinergi dalam setiap proses pengembangan.
” Tentunya dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi Lampung serta Indonesia,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menambahkan Pemerintah Provinsi Lampung akan berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk mendukung percepatan realisasi, yang kedepannya akan memberikan manfaat bagi masyarakat Lampung.
“Pemprov Lampung siap mendukung secara profesional agar investasi ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.

Direktur Utama PT Menamas Bakti S. Luddin menyatakan persiapan teknologi, pendanaan, dan pemasaran proyek telah siap. Menurutnya, rencana tersebut juga mendapat perhatian dari sejumlah perusahaan energi internasional.

Selain itu, proyek tersebut disebut mendapat dukungan pendanaan dari perusahaan Samko Holdings Luxembourg Ltd.

Katibung dipilih sebagai lokasi proyek karena memiliki pelabuhan alami dengan kedalaman mencapai sekitar 24 meter. Kondisi itu memungkinkan kapal tanker berukuran sangat besar atau Very Large Crude Carrier (VLCC) bersandar langsung di pelabuhan tanpa proses bongkar muat di tengah laut sehingga dapat menekan biaya logistik.

Dalam tahap awal, kawasan tersebut akan dibangun kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari. Kilang itu dirancang menghasilkan berbagai produk energi, seperti LPG, nafta, bensin, bahan bakar pesawat (jet fuel), aspal, dan fuel oil.

Proyek tersebut juga akan mengintegrasikan fasilitas produksi bioethanol. Produk bioetanol nantinya akan dicampurkan dengan bahan bakar minyak untuk menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan dan berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 60 persen.

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Gubernur Mirza Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
Sekdaprov Marindo Ikuti Pembelajaran Nasional, Perkuat Wawasan Ekonomi Digital dan Kebijakan Publik
Dorong Infrastruktur Lampung Makin Cepat, Wagub Jihan Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda
Sekolah Rakyat Lampung Timur Diresmikan, Wagub Jihan Dorong Siswa Tumbuh Berkarakter dan Berprestasi
Aldi Taher Siapkan Grand Opening Rumah Makan Minang Aldi’s Bundo Kanduang di Lampung
Empat Penghargaan Diraih Lampung dalam Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kekuatan Festival Krakatau XXXV Dorong Pariwisata Lampung
Jaga Situasi Tetap Kondusif, Dosen Unila Ingatkan Warga Tak Terprovokasi

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Gubernur Mirza Hadiri Paripurna Istimewa DPRD Lampung, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Sekdaprov Marindo Ikuti Pembelajaran Nasional, Perkuat Wawasan Ekonomi Digital dan Kebijakan Publik

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:40 WIB

Dorong Infrastruktur Lampung Makin Cepat, Wagub Jihan Perkuat Kolaborasi TNI-Polri dan Pemda

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Sekolah Rakyat Lampung Timur Diresmikan, Wagub Jihan Dorong Siswa Tumbuh Berkarakter dan Berprestasi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Aldi Taher Siapkan Grand Opening Rumah Makan Minang Aldi’s Bundo Kanduang di Lampung

Berita Terbaru