JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Petarung bela diri campuran (MMA) Indonesia kelahiran Amerika Serikat, Bilal Hasan, akan menjalani debutnya di Ultimate Fighting Championship (UFC) dengan menghadapi atlet Peru, Nilson Rojas, di kelas terbang (flyweight).
Bilal mengumumkan pertarungan tersebut melalui akun Instagram resminya, @bilaltheindoninja, yang dikutip pada Jumat (14/8/2026). Pertandingan akan berlangsung di Shanghai, China, Sabtu (29/8/2026).
Kepastian laga itu juga diumumkan promotor Rojas, INKA MMA, melalui akun Instagram @inkammapro. Mereka menyebut Rojas sebagai salah satu prospek yang kini mendapat kesempatan tampil di UFC.
Pertarungan tersebut menjadi panggung pertama Bilal di UFC sekaligus kesempatan untuk melanjutkan rekor tak terkalahkannya sejak memulai karier MMA pada 2021. Berdasarkan laman statistik MMA asal Amerika Serikat, Sherdog, Bilal belum pernah menelan kekalahan.
Pada lima pertarungan amatir sepanjang 2021-2022, Bilal mencatat empat kemenangan melalui technical knockout (TKO) dan satu kemenangan angka mutlak.
Memasuki karier profesional pada Desember 2022, Bilal atau yang dikenal dengan julukan The IndoNinja kemudian berkiprah di Cage Fury Fighting Championship (CFFC), salah satu ajang MMA di Amerika Serikat yang menjadi jalur menuju UFC.
Di CFFC, Bilal menyapu bersih delapan pertarungannya dengan tiga kemenangan TKO, tiga KO, satu submission, dan satu kemenangan angka. Ia bahkan merebut gelar juara kelas ringan CFFC setelah mengalahkan Jose Leon pada September 2024. Gelar tersebut masih berada dalam genggamannya hingga kini.
Tiket Bilal menuju UFC diperoleh setelah ia tampil di Dana White’s Contender Series (DWCS) di Las Vegas, Amerika Serikat, Selasa (11/8). Dalam pertarungan itu, Bilal menghentikan petarung India, Mridul Saikia, melalui TKO hanya dalam 45 detik.
Hasil tersebut membuat Bilal mendapatkan kontrak UFC. Tidak lama berselang, ia dipastikan menghadapi Rojas pada laga debutnya di kelas terbang.
Rojas bukan lawan dengan catatan sembarangan. Petarung Peru yang juga akan menjalani debut di UFC itu belum terkalahkan dalam sembilan pertarungan profesional. Ia mencatat lima kemenangan TKO, dua KO, dan dua kemenangan melalui keputusan juri.
Rojas memang pernah kalah sekali dalam lima pertarungan amatir. Namun, empat laga lainnya berakhir dengan kemenangan, yakni tiga melalui TKO dan satu melalui keputusan angka.
Kemampuan Rojas mengakhiri pertarungan dengan serangan cepat membuatnya mendapat julukan El Rayo atau “Si Kilat”.
Pertemuan Bilal dan Rojas pun mempertemukan dua petarung yang sama-sama membawa rekor impresif ke panggung UFC. Bagi Bilal, laga di Shanghai menjadi langkah awal untuk membuktikan diri di panggung MMA terbesar dunia. (ihd)














