Rumah Zakat Yogyakarta Gelar Diskusi Kemanusiaan untuk Palestina, Dihadiri Wanda Hamidah

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Acara Urun Rembug Bangun Kembali Gaza yang digelar Rumah Zakat Yogyakarta, Selasa (28/10), di Warung Gudeg Mbok Mandeg mendapat apresiasi hangat dari mantan anggota DPR RI, Wanda Hamidah.

‎Ia menilai kegiatan tersebut mampu menumbuhkan empati dan menggerakkan kepedulian masyarakat terhadap Palestina.

‎“Kegiatannya sangat bagus sekali. Semoga mencerahkan, semoga menginspirasi, semoga menggerakkan –  yang paling penting menggerakkan siapapun yang datang ke acara hari ini,” ujar Wanda.

‎Ia menegaskan, kepedulian tak boleh berhenti di ruang diskusi. “Harapannya, bisa menggerakkan di dalam lingkungan dan komunitasnya masing-masing untuk melawan ketidakadilan, kesengsaraan, dan genosida,” tambahnya.

‎Wanda juga menyoroti pentingnya melawan penindasan global yang berakar pada ideologi Zionisme. “Ini tidak sekedar pembelaan terhadap Palestina,” katanya tegas.

‎“Tapi juga pembelaan terhadap Zionisme dimanapun itu berada — termasuk Zionisme yang ada di Indonesia.” Ia mengaitkan perjuangan pembebasan Palestina dengan cita-cita kemerdekaan dunia.

‎“Palestina merdeka, Indonesia merdeka — muka bumi ini terbebas dari imperialisme, kolonialisme, dan kapitalisme,” ucapnya lantang.

‎Menurut Wanda, jika penjajahan terus dibiarkan, dampaknya akan terasa secara global.

‎“Kalau Palestina masih terjajah, bumi akan terus disandera oleh kezaliman dan kebutaan — bukan cuma fisik, tapi juga ekonomi,” tandasnya.

‎Dalam kesempatan lain, Wanda Hamidah juga menyinggung keberanian Iran yang tetap tegar di bawah embargo Amerika Serikat dan Israel.

‎“Negara itu hebat, bisa diembargo puluhan tahun tapi tidak ada orang miskin, tidak ada tunawisma,” ujarnya.

‎Ia menilai Iran menjadi contoh kemandirian sejati karena mampu bertahan tanpa bantuan asing.

‎“Kalau saya bilang disandera, disandera apa? Ya hutang Indonesia, disandera oleh Amerika, disandera oleh IMF, sehingga kita tidak bergerak,” sindirnya.

‎Wanda pun menyerukan agar Indonesia kembali meneladani semangat berdikari ala Soekarno.

‎Sementara itu, Pimpinan Rumah Zakat Yogyakarta, Warnitis, menjelaskan bahwa kegiatan Urun Rembug Bangun Kembali Gaza merupakan agenda rutin Rumah Zakat di berbagai kota besar.

‎“Acara ini kami lakukan secara rutin, tidak hanya di Yogyakarta, tetapi juga di kota-kota lain tempat Rumah Zakat hadir,” ujarnya.

‎Menurut Warnitis, tujuan utamanya adalah menjaga semangat solidaritas bagi rakyat Palestina.

‎“Perjuangan Palestina ini panjang, tidak hanya soal kemerdekaan, tetapi juga membangun kembali negara dan infrastruktur yang hancur akibat agresi,” jelasnya.

‎Ia menutup dengan penegasan bahwa acara ini juga menjadi bentuk pertanggungjawaban moral kepada para donatur.

‎“Ini bagian dari laporan kami sebagai implementator program kemanusiaan Palestina,” pungkasnya.

(waw)

Berita Terkait

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal
Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak
Piala Dunia Perkuat Identitas Kolektif dan Rasa Kebersamaan Masyarakat
UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026
Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan
STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru
Pria di Yogyakarta Tewas Terjatuh dari Pohon Nangka Saat Cari Pakan Ternak
Depok Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Evaluasi Pelayanan Publik

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:41 WIB

Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:17 WIB

Kejari Yogyakarta Targetkan Pelimpahan Cepat Kasus Dugaan Kekerasan dan Penelantaran Anak

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:47 WIB

UKM Taekwondo UMY Harumkan Nama Kampus di Ajang Internasional GTIC II 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:29 WIB

Sulit Menabung Bukan Karena Gaji Kecil, tetapi Pola Kelola Keuangan

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:18 WIB

STAK Yogyakarta Resmi Bubarkan FJD dan Bentuk Divisi Baru

Berita Terbaru