JENDELANUSANTARA.COM, Wamena – Kepolisian Daerah (Polda) Papua memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas di wilayah Papua Pegunungan kondusif sehingga pelaksanaan upacara hari ulang tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Perwira Penghubung (Pabung) Polda Papua untuk wilayah Papua Pegunungan Kombes Pol Andi Y Enoch di Wamena, Senin mengatakan pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah Papua Pegunungan termonitor berjalan dengan aman dan lancar tidak ada gangguan kamtibmas yang signifikan.
“Dapat kami melaporkan pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di wilayah Papua Pegunungan sampai dengan saat ini, kami monitor tidak ada gangguan keamanan yang cukup berarti,” katanya kepada wartawan usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 tingkat Provinsi Papua Pegunungan di Stadion Pendidikan Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Menurut dia, meski sebelum tanggal 17 Agustus 2026 banyak informasi yang berseliweran di media sosial dari kelompok-kelompok tertentu untuk menggagalkan pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Papua Pegunungan, tetapi semua itu terbantahkan dengan situasi dan kondisi yang aman saat ini.
“Kami bersyukur kepada Tuhan karena pelaksanaan upacara di wilayah Papua Pegunungan dapat berjalan dengan dan lancar, meski beberapa waktu lalu banyak informasi dari kelompok-kelompok tertentu yang ingin menggagalkan HUT Kemerdekaan di daerah ini tetapi tidak terbukti,” ujarnya.
Dia menjelaskan untuk terus meningkatkan situasi kemtibmas yang aman dan damai di wilayah Papua Pegunungan, patroli gabungan antara TNI dan Polri terus dilaksanakan.
“Kami berharap situasi kamtibmas terus kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan di wilayah Papua Pegunungan berakhir,” katanya.
Dia menambahkan sejauh ini tidak ada penambahan personel kepolisian dari Polda Papua ke wilayah Papua Pegunungan.
“Sifatnya hanya membantu atau membackup personel kepolisian yang ada di wilayah Wamena, Kabupaten Jayawijaya karena personel kompi Brimob yang di sini (Wamena) di geser ke Yalimo, dan yang kosong diisi personel dari Jayapura,” ujarnya. (ant/ihd)














