Pimpinan OJK dan Jajaran Ramai-ramai Mundur, Otoritas Pastikan Pengawasan Berjalan

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (kiri) dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi (kanan) menyampaikan keterangan pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/01/2026). (Jennus)

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar (kiri) dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi (kanan) menyampaikan keterangan pers di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (30/01/2026). (Jennus)

Mahendra Siregar dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (30/1/2026), menyatakan bahwa pengunduran diri tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung langkah pemulihan yang diperlukan di sektor pasar modal. Menurut Mahendra, keputusan itu diambil bersama jajaran terkait guna menjaga kredibilitas kelembagaan OJK.

Pengunduran diri para pejabat tersebut telah disampaikan secara resmi dan akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Proses tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2011 tentang Otoritas Jasa Keuangan sebagaimana telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU P2SK).

OJK memastikan, selama masa transisi, pelaksanaan tugas dan kewenangan Ketua Dewan Komisioner, KE PMDK, dan DKTK tetap berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Langkah ini ditempuh untuk menjamin keberlangsungan kebijakan, fungsi pengawasan, serta pelayanan kepada masyarakat dan pelaku industri jasa keuangan.

“OJK berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui penerapan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap proses kelembagaan,” demikian pernyataan resmi OJK.

Gelombang pengunduran diri tersebut juga terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Direktur Utama BEI Iman Rachman, pada Jumat (30/1) pagi, mengumumkan pengunduran dirinya sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia dalam beberapa hari terakhir.

“Sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin, saya menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia,” ujar Iman dalam pernyataan singkat tanpa sesi tanya jawab.

Iman berharap, langkah tersebut dapat menjadi bagian dari upaya pemulihan kepercayaan dan perbaikan kinerja pasar modal nasional. “Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran diri saya, pasar modal kita ke depan menjadi lebih baik,” katanya.

Rangkaian pengunduran diri pejabat strategis ini menjadi sorotan publik, sekaligus ujian bagi otoritas pasar modal dan jasa keuangan dalam menjaga stabilitas, kredibilitas, dan kepercayaan investor. (ihd)

Berita Terkait

Purbaya Dukung Perluasan Papan Digital di Sekolah, Idealnya Satu Kelas Satu IFP
Pembatasan Pertalite Dilakukan Bertahap, Menkeu Bidik Kelompok Mampu
ESDM Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun Setelah Harga Minyak Dunia Normal
Rupiah Menguat, Pasar Sambut Positif Kabar Kesepakatan AS-Iran Akhiri Konflik
Menkeu Bidik Investor China dan Inggris, Surat Utang Jadi Sumber Pembiayaan Baru
Purbaya Alokasikan Rp55 Triliun, Gaji ke-13 untuk ASN dan Pensiunan Cair Juni 2026
Pesan Purbaya untuk Penerima LPDP: Jaga Etika, Keluarga Harus Kembalikan Dana
Purbaya Perketat Pembenahan Pajak, Bidik Rasio Perpajakan 12 Persen

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Pembatasan Pertalite Dilakukan Bertahap, Menkeu Bidik Kelompok Mampu

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:31 WIB

ESDM Sebut Harga Pertamax Berpeluang Turun Setelah Harga Minyak Dunia Normal

Senin, 15 Juni 2026 - 17:13 WIB

Rupiah Menguat, Pasar Sambut Positif Kabar Kesepakatan AS-Iran Akhiri Konflik

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:15 WIB

Menkeu Bidik Investor China dan Inggris, Surat Utang Jadi Sumber Pembiayaan Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:39 WIB

Purbaya Alokasikan Rp55 Triliun, Gaji ke-13 untuk ASN dan Pensiunan Cair Juni 2026

Berita Terbaru