Pemerintah Telusuri Kewarganegaraan Dua WNI yang Masuk Militer AS dan Rusia 

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kezia Syifa, WNI yang menjadi anggota militer Amerika Serikat. (Instagram)

Kezia Syifa, WNI yang menjadi anggota militer Amerika Serikat. (Instagram)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Pemerintah menegaskan akan bersikap proaktif menelusuri status kewarganegaraan dua orang yang dikabarkan sebagai warga negara Indonesia (WNI) dan terlibat dalam dinas militer negara asing, yakni Kezia Syifa dan Muhammad Rio. Langkah ini ditempuh untuk memastikan kepastian hukum sekaligus menepis spekulasi yang berkembang di ruang publik.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan, pemerintah akan segera mengoordinasikan penelusuran tersebut dengan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, serta perwakilan RI di luar negeri.

“Kami perlu mengumpulkan data dan memastikan apakah yang bersangkutan benar menjadi anggota militer asing atau tidak, serta memastikan apakah status kewarganegaraan mereka masih WNI atau tidak. Semua itu harus dipastikan secara jelas,” ujar Yusril di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Menurut Yusril, setelah terdapat kepastian fakta dan status hukum, pemerintah akan mengambil langkah konkret sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu opsi yang dapat ditempuh adalah pencabutan status kewarganegaraan, apabila terbukti memenuhi unsur yang diatur dalam undang-undang.

Kezia Syifa diberitakan sebagai WNI yang kini menjadi anggota militer Amerika Serikat. Sementara itu, Muhammad Rio disebut-sebut sebagai anggota Brigade Mobil Kepolisian Daerah Aceh yang kemudian dikabarkan bergabung dengan militer Federasi Rusia. Informasi mengenai keduanya mencuat dan menjadi perbincangan luas setelah beredar di media massa dan media sosial.

Yusril menuturkan, pemberitaan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai apakah seseorang secara otomatis kehilangan kewarganegaraan Indonesia ketika masuk dinas militer negara asing. Namun, ia menegaskan pemerintah tidak akan mengambil keputusan berdasarkan asumsi atau tekanan opini publik.

“Pemberitaan di media sosial atau media massa tidak bisa menjadi dasar pencabutan status kewarganegaraan. Semua harus didasarkan pada informasi yang akurat, diverifikasi, dan diputuskan melalui prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Ia menambahkan, meskipun pemerintah tidak berspekulasi, negara juga tidak boleh bersikap pasif. Sesuai amanat undang-undang, pemerintah berkewajiban menelusuri dan memverifikasi setiap informasi yang berimplikasi pada status kewarganegaraan warga negara.

“Semua harus ditempatkan dalam kerangka hukum, bukan asumsi atau kesimpulan publik,” ujar Yusril. (ihd)

Berita Terkait

KPK Periksa Bendahara PBNU dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
SIM Hanya Diterbitkan oleh Polri, Warga Diminta Waspada Dokumen Palsu
Tuan Guru Batak Prihatin atas Pernyataan Tiyo Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden
Kejagung Tetapkan Komisaris Vendor Motor Listrik Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG
Jejak Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Menyeret Skandal Dapur MBG
Lebih dari Delapan Hari Kerja, Pemohon: Pasca OTT KPK Ada Apa di Imigrasi?
Raffi Ahmad Tempuh Jalur Hukum Hadapi Tudingan Dirinya Terlibat Suap Bea Cukai 
KPK Bantah Keterkaitan Pimpinan dengan Kasus Korupsi BGN, Fitroh Tak Kenal Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:07 WIB

KPK Periksa Bendahara PBNU dalam Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 15 Juni 2026 - 20:35 WIB

SIM Hanya Diterbitkan oleh Polri, Warga Diminta Waspada Dokumen Palsu

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:40 WIB

Tuan Guru Batak Prihatin atas Pernyataan Tiyo Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:37 WIB

Kejagung Tetapkan Komisaris Vendor Motor Listrik Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:52 WIB

Jejak Orang Kepercayaan Sony Sonjaya Menyeret Skandal Dapur MBG

Berita Terbaru