Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Anton Charliyan Dorong Sinergi Agama dan Budaya dalam Dakwah

Sabtu, 29 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Indramayu – Ketua Masda Jawa Barat sekaligus Ketua Dewan Penasihat PWI LS Jawa Barat, Anton Charliyan, menghadiri pengukuhan Pengurus Perjuangan Wali Songgo – Laskar Sabilillah (PWI LS) Jawa Barat periode 2026–2031

Pengukuhkan dikemas dalam kegiatan dengan tema Dakwah Budaya yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indrama-yu, Sabtu (29/8/2026).

Selain dihadiri Ketua Masda Jawa Barat sekaligus Ketua Dewan Penasihat PWI LS Jawa Barat, Anton Charliyan, acara tersebut dihadiri juga sejumlah tokoh, di antaranya pendakwah Rhoma Irama, Ketua Umum PWI LS Pusat KH Gus M Abas, serta sesepuh KH Jafar Shidiq.

Dalam pengukuhan tersebut, KH Mustofa Bisri ditetapkan sebagai Ket-ua PWI LS Jawa Barat periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, KH Gus M Abas menekankan bahwa kedudukan seseorang dalam Islam tidak ditentukan oleh garis keturunan, melain-kan oleh keimanan dan ketakwaannya.

Menurutnya, garis keturunan, termasuk keturunan tokoh agama atau bahkan keturunan Nabi dan Rasul, tidak menjadi jaminan seseorang terbebas dari pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Ditempat yang sama pendakwah kondang, Haji Rhoma Irama menyapaikan akan pentingnya menjadikan ajaran Islam dan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman bagi umat, bukan men-jadikan garis keturunan sebagai ukuran keistimewaan seseorang.

Sementara itu, Anton Charliyan dalam penyampaianya mengatakan, dalam dakwah Islam perlu membangun hubungan yang harmonis dengan budaya masyarakat.

Menurutnya, agama dan budaya memiliki peran yang dapat saling melengkapi selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Dalam syiar Islam sampai kapan pun perlu ada sinergi yang erat antara agama dan budaya, jangan sampai justru saling bertabrakan. Agama mengajarkan tentang kebenaran, sementara budaya mengajarkan nilai-nilai kebaikan seperti adab, etika dan sopan santun,” ujar Anton

Ia menilai sinergi tersebut dapat membuat penyampaian pesan keaga-maan lebih humanis dan mudah diterima masyarakat, sekaligus mem-perkuat nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penampilan Rhoma Irama yang membawakan lagu “Perjuangan” sebagai bagian dari konsep dakwah budaya.

Pengukuhan kepengurusan PWI LS Jawa Barat periode 2026–2031 ter-sebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat peran organ-isasi dalam kegiatan sosial, keagamaan, serta membangun komunikasi yang positif dengan masyarakat melalui pendekatan dakwah dan bu-daya.(*)

Berita Terkait

Belasan Aparat Penegak Hukum Gelar Razia Mendadak di Lapas Sumedang
Gubernur Jabar Resmikan Pusat Kebudayaan Tionghoa, Abah Anton Dorong Akulturasi Budaya Sunda
HUT ke-81 RI di Lapas Sumedang, 161 Warga Binaan Terima Remisi
Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Pencegahan Korupsi dan Penataan Ruang Bersama KPK
Sedekah Bumi di Desa Situsari Angkat Potensi Situs Megalitikum Gurudug sebagai Warisan Budaya
Festival Tetangga 2 Perkuat Nilai Kebersamaan dan Karakter Warga di CFD Kabupaten Bogor
Kampung Adat Kuta Ciamis Berharap Perhatian Pemprov Jabar, Kunjungan KDM Dinilai Sangat Dinantikan
Lapas Sumedang Diminta Tetap Aman dan Produktif Saat Kunjungan Perdana Ka.Kanwil

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:01 WIB

Belasan Aparat Penegak Hukum Gelar Razia Mendadak di Lapas Sumedang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:56 WIB

Pelantikan PWI LS Jabar di Indramayu, Anton Charliyan Dorong Sinergi Agama dan Budaya dalam Dakwah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Gubernur Jabar Resmikan Pusat Kebudayaan Tionghoa, Abah Anton Dorong Akulturasi Budaya Sunda

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:51 WIB

HUT ke-81 RI di Lapas Sumedang, 161 Warga Binaan Terima Remisi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:09 WIB

Wali Kota Bekasi Teken Komitmen Pencegahan Korupsi dan Penataan Ruang Bersama KPK

Berita Terbaru