Meluas ke Sekitar Rumah, Titik Api Misterius di Kasuran Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎SLEMAN – Fenomena kemunculan titik api misterius di Padukuhan Kasuran, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman, terus menjadi perhatian warga.

Setelah sebelumnya hanya muncul di rumah milik Agus Yani, kini titik api dilaporkan mulai menyebar ke bangunan dan area di sekitar rumah tersebut.

Dalam 11 hari terakhir, total sudah tercatat 81 titik api yang muncul secara tiba-tiba.

Peristiwa terbaru terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Sebuah triplek yang berada di halaman belakang ruko di sebelah utara rumah Agus Yani mendadak terbakar.

“Ini pertama kalinya api muncul di luar rumah yang selama ini menjadi pusat kejadian,” ungkap warga setempat yang turut menyaksikan insiden tersebut.

Belum genap empat jam berselang, sekitar pukul 18.45 WIB, titik api kembali muncul. Kali ini tumpukan kayu di halaman belakang rumah kontrakan yang berada di sebelah utara ruko terbakar.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung bergerak cepat melakukan pemadaman.

“Kami khawatir api merembet ke bangunan lain karena lokasinya cukup dekat dengan permukiman,” kata salah seorang warga.

Keesokan harinya, Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 10.45 WIB, sebuah sprei yang sedang dijemur di belakang ruko tiba-tiba terbakar.

Dengan munculnya api pada triplek, tumpukan kayu, dan sprei, jumlah titik api di luar rumah Agus Yani kini bertambah menjadi tiga lokasi.

“Kejadian ini membuat warga semakin waswas karena api tidak lagi hanya muncul di satu rumah,” ujar warga.

Di sisi lain, rumah Agus Yani juga masih mengalami kejadian serupa. Pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.02 WIB, sebuah kardus di dalam rumah mendadak terbakar.

Tak lama kemudian, pakaian yang berada di salah satu kamar juga ikut terbakar.

“Api muncul tiba-tiba tanpa diketahui penyebabnya,” kata anggota keluarga yang berjaga di lokasi.

Putri sulung Agus Yani, H. Mutfiana, mengatakan kerugian yang dialami keluarganya terus bertambah.

“Perkiraan kerugian sudah mencapai sekitar Rp40 juta,” ujarnya.

Menurutnya, kerugian tidak hanya berasal dari barang-barang yang terbakar, tetapi juga dari usaha pemotongan ayam milik keluarga yang mengalami penurunan pesanan sejak fenomena tersebut terjadi.

“Pendapatan kami ikut terdampak karena banyak pelanggan yang khawatir,” katanya.

Hingga kini penyebab pasti kemunculan titik api masih menjadi misteri. Dugaan sementara mengarah pada adanya gas yang merembes dari rekahan tanah di sekitar lokasi.

Tim Teknik Kimia UGM kembali melakukan observasi dan pengambilan data pada Selasa (2/6/2026). Sementara itu, aparat kepolisian dan relawan terus berjaga selama 24 jam.

“Kami berharap penyebabnya segera terungkap agar masyarakat kembali merasa aman dan tidak ada lagi titik api baru yang membahayakan lingkungan,” harap warga.(ady)

Berita Terkait

MES DIY Dorong Mahasiswa Jadi Motor Inovasi Ekonomi Syariah Digital
KAI Hadirkan Becak Listrik, Perkuat Pariwisata Berkelanjutan di Yogyakarta
Kapitalisme Religius Dipandang Mampu Menjawab Tantangan Dunia Islam Modern
Kasus Kematian Balita Usai CT Scan di RSUD Prambanan Masuk Penyelidikan Polda DIY
Respons Cepat Harda, Proses Pergantian Lurah Condongcatur Mulai Disiapkan
Kunjungi Sleman, Danrem Pamungkas Tekankan Peran Prajurit sebagai Contoh di Tengah Masyarakat
Dari Sindiran Jadi Personal Branding, Pengamat UMY Analisis Viralitas Lagu MBG
Dari Pikiran ke Perilaku: Psikolog UMY Ungkap Cara Mengelola Overthinking pada Mahasiswa

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:59 WIB

MES DIY Dorong Mahasiswa Jadi Motor Inovasi Ekonomi Syariah Digital

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:54 WIB

KAI Hadirkan Becak Listrik, Perkuat Pariwisata Berkelanjutan di Yogyakarta

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:42 WIB

Kapitalisme Religius Dipandang Mampu Menjawab Tantangan Dunia Islam Modern

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:00 WIB

Meluas ke Sekitar Rumah, Titik Api Misterius di Kasuran Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:54 WIB

Kasus Kematian Balita Usai CT Scan di RSUD Prambanan Masuk Penyelidikan Polda DIY

Berita Terbaru