Mantan Marinir TNI AL di Medan Perang Ukraina: Desersi, Dipecat, dan Kini Berseragam Rusia

Senin, 12 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Nama Satria Arta Kumbara menjadi sorotan setelah beredar video dirinya mengenakan seragam militer Rusia dan disebut-sebut berada di Ukraina, bergabung dalam konflik bersenjata yang melibatkan Negeri Beruang Merah. Satria diketahui merupakan mantan prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut dan telah diberhentikan dari dinas militer karena desersi.

Dalam video yang viral di akun TikTok @zstorm689, sosok pria berseragam loreng khas Rusia terlihat juga mengenakan seragam TNI AL. Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta membenarkan bahwa pria dalam video tersebut adalah Satria Arta Kumbara, mantan anggota Inspektorat Korps Marinir dengan pangkat terakhir Sersan Dua.

Desersi Sejak 2022

TNI AL mencatat Satria telah meninggalkan kesatuan sejak 13 Juni 2022 tanpa izin resmi. Sejak saat itu, ia tidak pernah kembali berdinas. Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang in absentia terhadapnya pada 6 April 2023. Ia dijatuhi hukuman satu tahun penjara serta diberhentikan tidak dengan hormat dari militer.

“Putusan pengadilan militer menyatakan pidana penjara 1 tahun dan tambahan pidana PTDH,” ujar Laksamana Pertama Made Wira, Sabtu (10/5/2025). Putusan tersebut tercatat dalam dokumen resmi bernomor 56-K/PM.II-08/AL/IV/2023 dan telah memiliki kekuatan hukum tetap sejak 17 April 2023.

Status Hukum Masih Berlaku

Dalam Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Dilmil II-08 Jakarta, nama Satria tercatat sebagai terdakwa kasus desersi dalam waktu damai. Ia dianggap bersalah karena dengan sengaja mangkir dari tugas militer lebih dari 30 hari tanpa izin yang sah.

Meski telah dijatuhi vonis, keberadaannya tidak diketahui secara resmi oleh otoritas militer Indonesia hingga kemunculannya dalam video berseragam Rusia. TNI AL belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya dalam konflik bersenjata di luar negeri.

Apakah ia kini menjadi bagian dari pasukan tempur Rusia di Ukraina masih menjadi pertanyaan, namun kemunculan ini memunculkan keprihatinan atas dugaan keterlibatan warga negara Indonesia dalam konflik asing yang tidak mendapat mandat negara. (ihd)

Berita Terkait

Keluarga Matikan CCTV Saat KPK Geledah Rumah Ono Surono
Bongkar Sindikat Judol Kamboja, Bareskrim Tangkap Pengendali dan Ungkap Perputaran Rp3 Miliar
KPK sebut Presiden dan Wapres Taat LHKPN’ 2025, Segini Jumlah Kekayaan Gibran
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi
Tak Ada Perbedaan Inisial, Empat Terduga Penyiraman Andrie Yunus Anggota BAIS
Komnas HAM Dalami Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM Beri Penjelasan Komprehensif
KPK Rutankan Kembali Yaqut Seiring Agenda Pemeriksaan Lanjutan
Contraflow KM 70–36 Tol Japek Diberlakukan, Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:55 WIB

Keluarga Matikan CCTV Saat KPK Geledah Rumah Ono Surono

Kamis, 2 April 2026 - 14:16 WIB

Bongkar Sindikat Judol Kamboja, Bareskrim Tangkap Pengendali dan Ungkap Perputaran Rp3 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 13:51 WIB

KPK sebut Presiden dan Wapres Taat LHKPN’ 2025, Segini Jumlah Kekayaan Gibran

Rabu, 1 April 2026 - 19:41 WIB

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi

Senin, 30 Maret 2026 - 15:33 WIB

Tak Ada Perbedaan Inisial, Empat Terduga Penyiraman Andrie Yunus Anggota BAIS

Berita Terbaru