Kudapan, Gaji, dan Tunjangan: Rapat DPR Jadi Sorotan Publik

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sehari tiga kali rapat dan tiga kali pula makanan ringan dalam kotak dus mengisi seluruh meja anggota dewan tanpa ada yang benar-benar melahapnya sampai habis. (Jennus)

Sehari tiga kali rapat dan tiga kali pula makanan ringan dalam kotak dus mengisi seluruh meja anggota dewan tanpa ada yang benar-benar melahapnya sampai habis. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Ruang rapat DPR di Senayan, Jakarta, Jumat siang, kembali jadi sorotan. Bukan karena perdebatan alot soal undang-undang, melainkan… soal kudapan para wakil rakyat saat rapat. Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan para anggota dewan agar tidak menyisakan makanan yang disediakan dalam kotak kecil di meja rapat.

“Kalau tidak dimakan, ya jangan, mubazir. Kalau dimakan sebaiknya dihabiskan,” ujar Puan, sembari menambahkan idealnya hanya ada tiga macam makanan ringan berbeda setiap rapat.

Puan juga menegaskan agar jumlah kudapan disesuaikan kebutuhan. Namun, soal menu tetap harus berganti. “Karena orangnya berbeda-beda, tidak bisa kemudian tidak diganti,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, punya pandangan lebih sederhana: rapat cukup dengan air putih. “Kalau makanan, usia 50 tahun ke atas itu sudah susah makan makanan begitu. Air putih saja cukup,” ujarnya. Menurutnya, dalam sehari bisa ada tiga kali rapat, dan hampir tak ada anggota yang benar-benar melahap isi kotak kudapan itu.

Sementara publik masih mencerna perdebatan ringan soal snack, isu yang lebih serius merebak di luar: kabar kenaikan gaji anggota DPR hingga Rp90 juta per bulan. Isu ini viral dan memicu kritik keras.

Puan buru-buru membantah. “Tidak ada kenaikan gaji. Yang ada hanya tunjangan rumah, Rp50 juta per bulan, karena rumah jabatan di Kalibata dan Ulujami sudah dikembalikan ke negara,” katanya.

Klarifikasi serupa datang dari Wakil Ketua DPR, Adies Kadir. Ia mengaku sempat salah menyebut soal tunjangan. Setelah mengecek, katanya, tidak ada kenaikan gaji ataupun tunjangan beras dan bensin. Data terakhir, tunjangan beras tetap Rp200 ribu sejak 2010, sementara bensin Rp3 juta per bulan.

Adapun tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan, menurut Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, merupakan ketentuan Kementerian Keuangan. “Bukan DPR yang menentukan. Angka itu standar pejabat negara,” ujarnya.

Bagi anggota DPR dari daerah, kata Misbakhun, tunjangan rumah dianggap wajar. “Mereka tidak dapat rumah dinas lagi. Jadi harus punya tempat tinggal untuk menjalankan tugas,” katanya.

Maka, di Senayan, urusan makanan ringan berkelindan dengan isu tunjangan berat. Kudapan yang tak habis dimakan bisa segera dibuang, tapi soal tambahan tunjangan rumah Rp50 juta per bulan, publik tak mudah menelan mentah-mentah. (ihd)

Berita Terkait

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat
Ribuan Warga Zikir Kebangsaan di Monas, Layanan 13 KA Dialihkan ke Jatinegara 
Kader Muda Gerindra Sebut Ketua DPW Nasdem Iskandar ST Tendensius kepada Gubernur
MBG Tetap Jadi Program Prioritas Pemerintah Prabowo Usai Kepala BGN Diganti
Masyarakat Sebaiknya Menghindari Tiga Lokasi di Kawasan Jakarta Pusat Siang Ini
Kecongkakan Makan Siang, Pintu Kuliah Menggedor Meja Sang Utusan
Dikuasai Raksasa Teknologi, Iklan Digital Rp71 Triliun Jadi Tantangan Baru Industri Pers
Aksi Mahasiswa Serentak, Tuntut Pemulihan Ekonomi dan Supremasi Sipil

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Respons Budi Arie, Gerindra: Kami Fokus Mengawal Program Prabowo yang Pro Rakyat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Ribuan Warga Zikir Kebangsaan di Monas, Layanan 13 KA Dialihkan ke Jatinegara 

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:25 WIB

Kader Muda Gerindra Sebut Ketua DPW Nasdem Iskandar ST Tendensius kepada Gubernur

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:22 WIB

MBG Tetap Jadi Program Prioritas Pemerintah Prabowo Usai Kepala BGN Diganti

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:10 WIB

Masyarakat Sebaiknya Menghindari Tiga Lokasi di Kawasan Jakarta Pusat Siang Ini

Berita Terbaru