KPK Telusuri Dugaan Korupsi Kuota Haji Khusus oleh Pejabat Kemenag Pemilik Agensi

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan penyelidikan atas dugaan korupsi dalam pengelolaan kuota haji khusus. Salah satu fokus penyelidikan ialah keterlibatan pejabat Kementerian Agama (Kemenag) yang diduga memiliki usaha biro perjalanan umrah dan haji saat masih menjabat.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (25/6/2025), menyatakan bahwa tim penyelidik sedang mendalami informasi tersebut, termasuk menelusuri aktor-aktor lain yang diduga terlibat dalam kasus itu. “Semuanya masih didalami. KPK terus mengidentifikasi jumlah agen umrah dan haji yang terlibat, termasuk dengan memeriksa Ketua Umum AMPHURI Firman M. Nur,” ujar Budi.

Firman dimintai keterangan untuk menggali informasi soal keterkaitannya dengan distribusi kuota haji khusus pada 2024 maupun tahun-tahun sebelumnya. Pemeriksaan ini, menurut KPK, penting untuk menyusun konstruksi lengkap perkara dan mengidentifikasi pihak-pihak yang patut dimintai pertanggungjawaban hukum.

Dalam proses tersebut, KPK tidak menutup kemungkinan memanggil siapa pun, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. “Kami lihat nanti dari kebutuhan penyidik. Tidak menutup kemungkinan siapa pun bisa dipanggil, selama keterangannya dibutuhkan untuk membuat terang perkara,” ucap Budi.

Sebelumnya, pada 20 Juni lalu, KPK mengonfirmasi telah meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait perkara ini. (ihd)

Berita Terkait

Keluarga Matikan CCTV Saat KPK Geledah Rumah Ono Surono
Bongkar Sindikat Judol Kamboja, Bareskrim Tangkap Pengendali dan Ungkap Perputaran Rp3 Miliar
KPK sebut Presiden dan Wapres Taat LHKPN’ 2025, Segini Jumlah Kekayaan Gibran
KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi
Tak Ada Perbedaan Inisial, Empat Terduga Penyiraman Andrie Yunus Anggota BAIS
Komnas HAM Dalami Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM Beri Penjelasan Komprehensif
KPK Rutankan Kembali Yaqut Seiring Agenda Pemeriksaan Lanjutan
Contraflow KM 70–36 Tol Japek Diberlakukan, Antisipasi Kepadatan Arus Balik Lebaran
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 18:55 WIB

Keluarga Matikan CCTV Saat KPK Geledah Rumah Ono Surono

Kamis, 2 April 2026 - 14:16 WIB

Bongkar Sindikat Judol Kamboja, Bareskrim Tangkap Pengendali dan Ungkap Perputaran Rp3 Miliar

Kamis, 2 April 2026 - 13:51 WIB

KPK sebut Presiden dan Wapres Taat LHKPN’ 2025, Segini Jumlah Kekayaan Gibran

Rabu, 1 April 2026 - 19:41 WIB

KPK Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar, Dalami Kasus Suap Bupati Bekasi

Senin, 30 Maret 2026 - 15:33 WIB

Tak Ada Perbedaan Inisial, Empat Terduga Penyiraman Andrie Yunus Anggota BAIS

Berita Terbaru