Konflik Horizontal Dinilai Ancaman Persatuan, FJI Serukan Musyawarah

Minggu, 5 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima DPP FJI, Ustadz Abdurrahman,

Panglima DPP FJI, Ustadz Abdurrahman,

JENDELANUSANTARA.COM, HALMAHERA TENGAH – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Jihad Islam menyampaikan pernyataan sikap tegas terkait konflik yang terjadi antara masyarakat Desa Bonemo dan Desa Sibenpopo di Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.

Dalam keterangannya, organisasi tersebut mengaku “sangat prihatin dan berduka mendalam atas konflik yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerugian besar bagi masyarakat.”

Menurut pernyataan resmi, konflik horizontal dinilai sebagai ancaman serius bagi persatuan umat.

“Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis. Konflik antar masyarakat bukanlah solusi, melainkan memperbesar luka sosial,” tegas Panglima DPP FJI, Ustadz Abdurrahman, Sabtu (4/4/2026).

Mereka juga mengingatkan nilai agama yang menjunjung tinggi keselamatan jiwa manusia, dengan mengutip, “Barang siapa membunuh satu jiwa, seakan-akan membunuh seluruh manusia.”

DPP Front Jihad Islam turut mengimbau masyarakat Desa Bonemo dan Desa Sibenpopo agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan tokoh adat, untuk tidak menyebarkan hoaks dan mengedepankan musyawarah,” bunyi pernyataan tersebut.

Mereka menambahkan, “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu.”

Selain itu, dukungan penuh juga diberikan kepada aparat keamanan seperti TNI, Polri, serta pemerintah daerah dalam menangani konflik.

“Penegakan hukum yang adil dan transparan adalah kunci menghentikan konflik ini. Kami mendukung langkah tegas aparat untuk mengusut tuntas penyebab dan pelaku,” tegas DPP dalam pernyataannya.

Sebagai langkah konkret, DPP mendorong percepatan dialog, mediasi tokoh agama, serta rekonsiliasi adat guna menciptakan perdamaian.

Bahkan, organisasi ini menyatakan kesiapan membentuk posko perdamaian di berbagai daerah.

Abdurrohman menegaskan, “Kami siap menjadi bagian dari misi perdamaian. Konflik horizontal hanya akan melemahkan umat dan merugikan masyarakat sendiri.” (waw)

Berita Terkait

Fala Satu Putri Olah Pangan Lokal Ternate Jadi Stik Kenari hingga Abon Ikan
Sarbin Sehe Bacakan Amanat Mendikdasmen pada Upacara Hardiknas 2026
Gubernur Sherly Apresiasi Relokasi KPU Malut ke Sofifi sebagai Langkah Konstitusional
Peringati Hari Kartini 2026, Pemprov Malut Perkuat Kapasitas UMKM
Wagub Sarbin Sehe Ajukan Enam Ranperda untuk Penguatan Tata Kelola Daerah
Peristiwa Tragis di Desa Bobane Jaya, Warga Ditemukan Tewas di Area Perkebunan
Pangkoopsud III: Pergantian Komandan Wujud Dinamika Organisasi untuk Tingkatkan Kinerja Satuan
Jaksa Agung: Hadapi Kritik dengan Data, Jaga Soliditas dan Kepercayaan Publik terhadap Korps Adhyaksa

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:27 WIB

Fala Satu Putri Olah Pangan Lokal Ternate Jadi Stik Kenari hingga Abon Ikan

Senin, 4 Mei 2026 - 09:54 WIB

Sarbin Sehe Bacakan Amanat Mendikdasmen pada Upacara Hardiknas 2026

Rabu, 22 April 2026 - 10:13 WIB

Gubernur Sherly Apresiasi Relokasi KPU Malut ke Sofifi sebagai Langkah Konstitusional

Rabu, 22 April 2026 - 10:07 WIB

Peringati Hari Kartini 2026, Pemprov Malut Perkuat Kapasitas UMKM

Sabtu, 18 April 2026 - 12:58 WIB

Wagub Sarbin Sehe Ajukan Enam Ranperda untuk Penguatan Tata Kelola Daerah

Berita Terbaru

Dirjen Bimas Kemenag Abu Rokhmad mberi wejangan dalam sesi acara Pembinaan Penghulu dan Penyuluh se-Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (21/9/2026). (Kemenag)

Nasional

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:56 WIB