Kemlu Bantah Isu Kunjungan ke Israel, Prabowo Langsung Pulang dari Mesir

Senin, 13 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menuruni tangga pesawat kepresidenan setiba di Mesir. (Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menuruni tangga pesawat kepresidenan setiba di Mesir. (Sekretariat Presiden)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki agenda kunjungan ke Israel setelah menyelesaikan kunjungannya di Mesir.

Pernyataan ini sekaligus membantah laporan sejumlah media asing, termasuk Times of Israel, yang menyebut Presiden Indonesia akan tiba di Israel pada Selasa (14/10/2025).

“Tidak benar,” kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (13/10/2025). Ia memastikan Presiden Prabowo akan kembali ke Tanah Air setelah mengikuti agenda resmi di Sharm El-Sheikh.

“Sesuai rencana awal, Presiden akan kembali ke Tanah Air setelah acara di Mesir selesai,” ujar Yvonne.

Sebelumnya, Times of Israel mengutip sumber anonim yang menyebut Prabowo akan melakukan “kunjungan pertama seorang kepala negara dari Jakarta ke Israel.”

Pernyataan serupa juga muncul dari Dmitri Gendelman, penasihat kepala otoritas Israel, yang mengatakan persiapan kunjungan sedang berlangsung.

Namun, informasi itu langsung dibantah oleh Kemlu RI dan Sekretariat Presiden. Presiden Prabowo saat ini tengah berada di Sharm El-Sheikh, Mesir, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh yang membahas penghentian perang di Gaza.

Pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden dan rombongan, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, tiba di Mesir pada Senin pagi sekitar pukul 07.00 waktu setempat.

KTT tersebut dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia, di antaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Raja Yordania Abdullah II, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad bin Salman Al Saud, dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. (ihd)

Berita Terkait

Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata
Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan
Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan
Trump Klaim Telah Ada Dialog dan Perubahan Rezim di Iran, Teheran Bantah Keras
Pasukan AS ke Pulau Kharg Berisiko, Eks Pejabat Kontraterorisme: Bisa ‘Tersandera’ Persenjataan Iran
Sekjen PBB: Hentikan Operasi Militer AS-Israel ke Iran sebelum Lepas Kendali dan Sengsarakan Dunia
Idul Fitri 1447 H Ditetapkan Sabtu 21 Maret 2026, Hilal Tak Terlihat di 177 Titik
Atalia Praratya Dukung Pembatasan AI Instan dan Media Sosial pada Anak

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 20:45 WIB

Malaysia Dukung Pakistan Tuan Rumah Dialog AS–Iran: Untuk Perdamaian Nyata

Selasa, 24 Maret 2026 - 21:51 WIB

Gelombang Protes Serangan Amerika terhadap Iran Meluas di Eropa, Puluhan Ribu Warga Turun ke Jalan

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:50 WIB

Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan

Senin, 23 Maret 2026 - 23:53 WIB

Trump Klaim Telah Ada Dialog dan Perubahan Rezim di Iran, Teheran Bantah Keras

Senin, 23 Maret 2026 - 13:09 WIB

Pasukan AS ke Pulau Kharg Berisiko, Eks Pejabat Kontraterorisme: Bisa ‘Tersandera’ Persenjataan Iran

Berita Terbaru