Israel Serang Jembatan Strategis di Sungai Litani, Eskalasi Memanas di Lebanon Selatan

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang warga berjalan sendiri di atas tumpukan puing gedung yang hancur oleh serangan Israel di Beirut Selatan. (XInhua)

Seorang warga berjalan sendiri di atas tumpukan puing gedung yang hancur oleh serangan Israel di Beirut Selatan. (XInhua)

JENDELANUSANTARA.COM, Beirut — Pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara ke Jembatan Qasmiyeh yang melintasi Sungai Litani di Lebanon selatan, Minggu (22/3/2026). Serangan ini menjadi bagian dari gelombang terbaru operasi militer Israel di kawasan tersebut.

Militer Israel mengonfirmasi aksi tersebut dengan menyebut target serangan adalah posisi kelompok Hizbullah di sepanjang Sungai Litani. Sungai dengan panjang sekitar 170 kilometer itu selama ini dikenal sebagai batas geografis penting dalam berbagai fase konflik antara Israel dan Hizbullah.

Jembatan Qasmiyeh dinilai memiliki nilai strategis karena menjadi jalur penghubung utama di wilayah selatan Lebanon. Serangan terhadap infrastruktur ini mengindikasikan meningkatnya intensitas operasi militer Israel sekaligus mempertegas fokus pada jalur logistik yang diduga dimanfaatkan oleh Hizbullah.

Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun dampak kerusakan secara rinci. Namun, eskalasi terbaru ini menambah ketegangan di kawasan yang sejak lama menjadi titik rawan konflik bersenjata di Timur Tengah. (Xinhua)

Berita Terkait

IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji
Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak
Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China Diyakini Siap Diterapkan di Bantargebang
Wali Kota Bekasi: Proyek PSEL Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Lokal
Harga Bensin di Banyak Negara Melambung, Trump Perintahkan Investigasi Perusahaan Minyak
ISTAF Fokus Usut Lima Pemain dan Ofisial Thailand, Tujuh Atlet Diberi Kesempatan Kedua
Amerika Serikat Minta Israel Hormati Proses Perdamaian di Timur Tengah
AS dan Iran Siap Tandatangani Kesepahaman di Swiss, Diplomasi Damai Masuki Babak Baru

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:25 WIB

IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji

Senin, 29 Juni 2026 - 11:05 WIB

Gempa Venezuela Tewaskan 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Terdampak

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:28 WIB

Teknologi Pengolah Sampah Jadi Listrik di China Diyakini Siap Diterapkan di Bantargebang

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:44 WIB

Wali Kota Bekasi: Proyek PSEL Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat Lokal

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:58 WIB

Harga Bensin di Banyak Negara Melambung, Trump Perintahkan Investigasi Perusahaan Minyak

Berita Terbaru

mengabadikan momen saat politikus Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyampaikan intervensi dan catatan penting di sela-sela rapat kerja anggota dewan. Beliau menyampaikan bahwa evaluasi terhadap program Latsarmil merupakan hal yang wajar demi peningkatan mutu dan kualitas pelaksanaan ke depan.

SUMATERA UTARA

Gerindra: Hasil Evaluasi Latsarmil Akan Perkuat Pelaksanaan KDMP-KNMP

Selasa, 30 Jun 2026 - 11:34 WIB