Kasus DBD di Kota Bekasi Melonjak, Sodikin Dorong Pemkot Lakukan Fogging dan Edukasi Masyarakat

Rabu, 5 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – KotaBekasi, Awal tahun 2024 menjadi masa penuh kecemasan bagi warga Kota Bekasi. Lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang melonjak tajam, mengakibatkan 20 orang meninggal dunia dan banyak pasien dirawat intensif di rumah sakit. Situasi ini memicu kekhawatiran dan keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk para wakil rakyat di Kota Bekasi.

Sodikin, anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Demokrat, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk segera mengambil langkah darurat dalam menangani lonjakan kasus DBD ini.

“Saya meminta kepada pemerintah daerah Pj. Walikota Bekasi untuk serius menanganinya bila dipandang perlu untuk melakukan darurat DBD,” tegas Sodikin, dikutip Selasa (4/6/2024).

Sodikin, yang kembali terpilih menjadi anggota DPRD Kota Bekasi dalam Pemilu 2024, juga mengimbau Dinas Kesehatan untuk segera melakukan upaya pencegahan melalui kerja nyata di masyarakat. Ia mengusulkan langkah-langkah konkret seperti fogging dan pemberdayaan tim jumantik (juru pemantau jentik) untuk memberantas sarang nyamuk secara efektif.

“Kasihan sekarang RT, RW melakukan upaya penyemprotan melalui mandiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sodikin juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk. Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan instansi terkait untuk mengatasi wabah DBD ini.

“Kampanye kesadaran akan bahaya DBD dan cara pencegahannya harus terus digalakkan, agar masyarakat semakin sadar dan aktif dalam upaya pemberantasan nyamuk,” tegasnya.

Lonjakan kasus DBD di Kota Bekasi ini menjadi pengingat penting bagi Pemkot Bekasi untuk memprioritaskan kesehatan masyarakat. Tindakan cepat dan terarah, serta kolaborasi yang kuat antara semua pihak, sangat diperlukan untuk mengendalikan wabah ini dan mencegah jatuhnya korban jiwa lebih lanjut.(*)

Berita Terkait

Tri Adhianto Pastikan Penataan Pasar Baru Berlanjut, Fasilitas Modern Dibangun Secara Bertahap
Polda Banten Awali Pendidikan Bintara SPKT 2026 dengan Fokus pada Moral dan Literasi
Bekasi Cetak Rekor Pendidikan, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah 12 Tahun Lebih
Bekasi Resmi Mulai Countdown PORPROV XV Jabar 2026 Lewat Funday Morning
Porprov Kian Dekat, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Ciptakan Kesan Positif bagi Kontingen
Wali Kota Bekasi Ajak Camat dan Lurah Perkuat Kekompakan Demi Pelayanan Prima
Siap Naik Kelas, KORMI Kota Bekasi Targetkan Ukir Prestasi Lebih Tinggi di Kancah Nasional
DLH Bekasi Turun ke Lapangan Cek Sumber Bau Limbah Sisa Makanan di Sumurbatu

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:45 WIB

Tri Adhianto Pastikan Penataan Pasar Baru Berlanjut, Fasilitas Modern Dibangun Secara Bertahap

Senin, 20 Juli 2026 - 16:11 WIB

Polda Banten Awali Pendidikan Bintara SPKT 2026 dengan Fokus pada Moral dan Literasi

Senin, 20 Juli 2026 - 15:26 WIB

Bekasi Cetak Rekor Pendidikan, Satu-Satunya Kota di Jabar dengan Rata-Rata Lama Sekolah 12 Tahun Lebih

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:13 WIB

Bekasi Resmi Mulai Countdown PORPROV XV Jabar 2026 Lewat Funday Morning

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:44 WIB

Porprov Kian Dekat, Tri Adhianto Ajak Warga Bekasi Ciptakan Kesan Positif bagi Kontingen

Berita Terbaru