Dugaan Plagiarisme Disertasi Terus Bergulir, Roy Suryo Sebut Ijazah Doktor Sah

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roy Suryo (jennus)

Roy Suryo (jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Polemik pakar telematika Roy Suryo terus bergulir. Di tengah perkara dugaan fitnah terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Roy menghadapi tudingan baru berupa dugaan plagiarisme dalam disertasi program doktoralnya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Dugaan tersebut disampaikan peneliti Rony Teguh yang mengaku menemukan indikasi kuat adanya kemiripan substansial pada disertasi Roy berjudul Pengaruh Pemberdayaan dan Kecerdasan Emosional terhadap Inovasi serta Implikasinya pada Organizational Citizenship Behaviour Pegawai BPJS Kesehatan. Temuan itu, menurut Rony, berada pada Bab III yang membahas metodologi penelitian.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Sabtu (25/7/2026), Rony menyebut bagian metodologi disertasi Roy diduga memiliki kesamaan dengan disertasi milik Juliarti, lulusan Program Doktor Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung pada 2018.

Ia menilai apabila dugaan terbukti, praktik itu merupakan pelanggaran serius terhadap etika akademik, terlebih dilakukan pada karya ilmiah tingkat doktor. Rony juga mempertanyakan proses pemeriksaan orisinalitas naskah disertasi sebelum ujian terbuka dan publikasi di repositori akademik.

Menurut dia, surat keterangan bebas plagiarisme baru ditandatangani belum lama ini sebagai syarat pengunggahan mandiri ke basis data publikasi akademik. Kondisi tersebut, katanya, memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pengujian plagiarisme sebelum disertasi dinyatakan memenuhi syarat akademik.

Roy Suryo membantah berbagai tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia menegaskan seluruh proses pendidikan doktor di UNJ dijalaninya sesuai ketentuan, mulai dari perkuliahan, seminar proposal, seminar hasil, yudisium, ujian tertutup, ujian terbuka, hingga wisuda.

Roy mengatakan dirinya terdaftar sebagai mahasiswa sejak 2016 dan sempat mengambil cuti akademik sebelum menyelesaikan studi. Ia juga menyatakan siap menunjukkan dokumentasi seluruh tahapan akademik yang telah dijalaninya, termasuk pelaksanaan ujian terbuka pada 23 Januari 2026.

Pada kesempatan terpisah, Roy juga memperlihatkan salinan ijazah doktor yang diterbitkan UNJ. Ia menegaskan ijazah tersebut sah dan diperoleh melalui prosedur akademik yang berlaku. Roy menyebut dirinya baru mengambil ijazah beberapa waktu lalu dan menyatakan lulus dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,86 dengan predikat sangat memuaskan. (ihd)

Berita Terkait

Tiga Anggota Polda Jabar Hadapi Sidang Etik Usai Insiden Alphard di Bundaran HI
Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji, Janwas: Status Jaksanya Belum Gugur
Kasus Ucapan Hotman Paris, Polisi Periksa 10 Saksi dalam Laporan PWI
Hakim Kabulkan Eksepsi dr Tifa, Dakwaan Batal, Jaksa Dinilai Tidak Cermat 
Polemik Roy Suryo Meluas, Disertasi Doktoralnya Dilaporkan Hasil Plagiat
Hotman Paris Mundur sebagai Kuasa Hukum Febrie, Fokus Jalani Pengobatan di Singapura
Berkas Perkara Taufik Hidayat Masuk Kejati Jabar, Jaksa Teliti Kelengkapan Penyidikan
Kepala BGN Mundur dari Jabatan, Kejagung Pastikan Nanik Tetap Akan Diperiksa

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:27 WIB

Dugaan Plagiarisme Disertasi Terus Bergulir, Roy Suryo Sebut Ijazah Doktor Sah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:56 WIB

Tiga Anggota Polda Jabar Hadapi Sidang Etik Usai Insiden Alphard di Bundaran HI

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:03 WIB

Febrie Adriansyah Masih Terima Gaji, Janwas: Status Jaksanya Belum Gugur

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:38 WIB

Kasus Ucapan Hotman Paris, Polisi Periksa 10 Saksi dalam Laporan PWI

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:48 WIB

Hakim Kabulkan Eksepsi dr Tifa, Dakwaan Batal, Jaksa Dinilai Tidak Cermat 

Berita Terbaru