Geser Dulu 88 Perwira Polri, Cara Suyudi Konsolidasi

Minggu, 4 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah dimutasi, termasuk 14 pejabat utama Mabes Polri dan 19 kepala kepolisian daerah. (Jennus)

Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah dimutasi, termasuk 14 pejabat utama Mabes Polri dan 19 kepala kepolisian daerah. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Baru sehari memimpin Polri, Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto langsung melakukan konsolidasi besar-besaran. Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah dimutasi, termasuk 14 pejabat utama Mabes Polri dan 19 kepala kepolisian daerah.

Mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 itu menempatkan 70 personel pada jabatan baru atau memperoleh promosi. Sejumlah posisi strategis pun berganti, mulai dari Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, Irwasum, hingga Kadivpropam dan Kadensus 88 Antiteror Polri.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni menilai langkah tersebut dapat menjadi fondasi untuk mengoptimalkan kinerja Polri. Komisi III, kata dia, mempercayakan mutasi itu kepada Kapolri karena diyakini telah melalui pertimbangan dan evaluasi institusi.

Pengamat kepolisian Poengky Indarti melihat komposisi pejabat baru menunjukkan upaya menempatkan perwira berdasarkan pengalaman dan kompetensinya. Dedy Kusuma Bakti, misalnya, dinilai memiliki bekal kuat di bidang intelijen untuk memimpin Baintelkam.

Asep Safrudin juga dianggap tepat sebagai Kabareskrim karena berlatar belakang reserse kriminal. Adapun Hery Heryawan dinilai memiliki pengalaman penegakan hukum dan keamanan yang relevan dengan tugas Kabaharkam.

Perubahan serupa terjadi di kewilayahan. Dadang Hartanto dipercaya memimpin Polda Metro Jaya setelah berpengalaman sebagai Wakapolda Sumatera Utara dan Kapolda Maluku. Ia kini menghadapi wilayah dengan persoalan keamanan yang jauh lebih kompleks.

Bagi Suyudi, mutasi ini menjadi ujian awal kepemimpinannya. Pergeseran puluhan perwira tidak cukup berhenti pada perubahan struktur. Publik akan menunggu apakah konsolidasi cepat tersebut benar-benar menghasilkan Polri yang lebih profesional, responsif, dan efektif dalam melindungi serta melayani masyarakat. (ihd)

Berita Terkait

Hari Pertama Memimpin, Suyudi Rombak Polri dari Mabes sampai Polda
Kepemimpinan Sigit Berakhir Setelah Menyeberangi Dua Era Presiden
Suyudi Ario Gantikan Sigit Pimpin Polri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri
Kematian Sutrimo Lampaui Bulan Kedua, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana
Apartemen di Lapas Cibinong Dibongkar, Lahannya Tetap Aset Pemkab Bogor
Tiga Dakwaan Menjerat Taufik Hidayat dalam Kasus Kekerasan terhadap YTR
Temuan Kementerian Imipas di Lapas Cibinong Berubah, Bappisus Perdalam Investigasi
Bebasnya Mary Jane, Pelajaran Panjang Perlindungan Pekerja Migran

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Geser Dulu 88 Perwira Polri, Cara Suyudi Konsolidasi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Hari Pertama Memimpin, Suyudi Rombak Polri dari Mabes sampai Polda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kepemimpinan Sigit Berakhir Setelah Menyeberangi Dua Era Presiden

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:29 WIB

Suyudi Ario Gantikan Sigit Pimpin Polri, Wahyu Hadiningrat Jadi Wakapolri

Rabu, 30 September 2026 - 20:23 WIB

Kematian Sutrimo Lampaui Bulan Kedua, Polisi Belum Temukan Unsur Pidana

Berita Terbaru

Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah dimutasi, termasuk 14 pejabat utama Mabes Polri dan 19 kepala kepolisian daerah. (Jennus)

HUKUM

Geser Dulu 88 Perwira Polri, Cara Suyudi Konsolidasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 16:19 WIB