BSKDN Kemendagri Dukung Pemkot Surabaya Tingkatkan Budaya Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 17 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Surabaya, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam upaya meningkatkan budaya inovasi yang berkelanjutan melalui berbagai kegiatan, salah satunya Pameran dan Penganugerahan Lomba Inovasi Surabaya atau Inovboyo.

“Melalui kegiatan ini (Inovboyo) diharapkan mampu memacu dan memotivasi pemerintah daerah untuk mampu melihat permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan cara yang tidak biasa serta bisa memecahkannya secara kreatif, solutif, dan inovatif,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris BSKDN Abas Supriyadi dalam gelaran Inovboyo di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/5/2024).

Abas menekankan, pentingnya inovasi sebagai kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Untuk itu, dia mengimbau Pemkot Surabaya agar melakukan pengembangan inovasi berbasis kearifan lokal dan potensi unggulan daerah. Tidak hanya itu, dirinya juga membeberkan konsep replikasi, modifikasi, dan adaptasi inovasi yang bisa dilakukan Pemkot Surabaya untuk mengembangkan inovasi.

“Konsep replikasi, modifikasi, dan adaptasi inovasi dari tempat lain dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan inovasi, catatannya harus disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik daerah masing-masing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abas juga mengapresiasi Pemkot Surabaya yang telah berpartisipasi dalam pelaporan inovasi melalui aplikasi Indeks Inovasi Daerah (IID) sejak tahun 2018. Pada tahun tersebut, Pemkot Surabaya berhasil memperoleh peringkat 7 pada klaster kota. Berikutnya, pada tahun 2019 berada pada peringkat 10 pada klaster kota dan kabupaten, tahun 2020 memperoleh peringkat 53 pada klaster kota, dan tahun 2021 berada pada peringkat 2 dari 93 kota. Sedangkan, pada tahun 2022 menduduki peringkat 7 dari 93 kota dan pada tahun 2023 berada pada peringkat 17 dari seluruh kota di Indonesia.

“Kami Kemendagri mengucapkan apresiasi dan selamat untuk Kota Surabaya terhadap capaian laporan inovasi daerah sampai saat ini. Khususnya pada tahun 2023 yang telah menyandang predikat sangat inovatif dengan total skor mencapai 61,41,” jelas Abas.

Dia berharap, ke depan kegiatan inovasi di Kota Surabaya tidak dimaknai sebagai pengetahuan umum semata, tetapi juga dijadikan sebagai budaya yang selalu ditumbuhkembangkan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Inovasi ini bukanlah sebuah urusan, kata dia, melainkan ada di setiap urusan pemerintahan.

Selanjutnya, Abas juga mengucapkan selamat kepada setiap penerima penghargaan dalam acara tersebut. “Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi ritual seremonial belaka, melainkan sebuah momentum pelecut semangat untuk bangkit dan membangun Kota Surabaya secara berkesinambungan,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok Jadi Fokus Pengawalan Satgas PRR
Mendagri Tito Karnavian: Pencegahan Korupsi di Daerah Harus Bertumpu pada Sistem dan Integritas
Wiyagus: DPRD Harus Kawal APBD Berbasis Kinerja dan Hasil yang Terukur
Rapat Komisi II DPR, Mendagri Ungkap Efisiensi Tak Hambat Kinerja Anggaran Kemendagri
Indonesia Akan Gelar Pertemuan Imam Besar Dunia Bulan Depan
Wamendagri Wiyagus: Kepala Daerah Harus Membangun Kemitraan Strategis untuk Percepatan Pembangunan
Wamendagri Bima Arya Tekankan Kolaborasi dan Pertukaran Gagasan sebagai Kunci Kemajuan Daerah
Bertemu Presiden Singapura, Menag Beberkan Moderasi Beragama di Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:41 WIB

Realisasi Tambahan TKD Rp144,67 Miliar di Solok Jadi Fokus Pengawalan Satgas PRR

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:35 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Pencegahan Korupsi di Daerah Harus Bertumpu pada Sistem dan Integritas

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:31 WIB

Wiyagus: DPRD Harus Kawal APBD Berbasis Kinerja dan Hasil yang Terukur

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:25 WIB

Rapat Komisi II DPR, Mendagri Ungkap Efisiensi Tak Hambat Kinerja Anggaran Kemendagri

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:26 WIB

Indonesia Akan Gelar Pertemuan Imam Besar Dunia Bulan Depan

Berita Terbaru