Aliran Dana Iklan dari Agensi ke Corsec BJB Didalami KPK

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (net)

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (net)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan aliran dana dari perusahaan agensi ke Divisi Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary/Corsec) Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Penelusuran ini terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan pada bank milik pemerintah daerah tersebut untuk periode 2021–2023.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan, pada pemeriksaan Selasa (29/7), penyidik meminta keterangan dari Sonny Permana, mantan Group Head Humas Divisi Corsec Bank BJB Pusat tahun 2016–2023.

“Penyidik mendalami terkait penerimaan uang dari perusahaan-perusahaan jasa agensi kepada Divisi Corsec Bank BJB yang selanjutnya diduga mengalir ke beberapa pihak,” ujar Budi.

Sebelumnya, pendalaman serupa juga dilakukan terhadap dua saksi lain yang merupakan tersangka, yakni mantan Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi pada Rabu (23/7) dan pengendali dua perusahaan agensi, Suhendrik, pada Jumat (25/7).

Lima Tersangka

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan lima orang tersangka yang saat perkara terjadi menjabat sebagai:

  • Yuddy Renaldi (YR), Direktur Utama Bank BJB

  • Widi Hartoto (WH), Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan merangkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

  • Ikin Asikin Dulmanan (IAD), Pengendali Agensi PT Antedja Muliatama dan PT Cakrawala Kreasi Mandiri

  • Suhendrik (SUH), Pengendali Agensi PT Wahana Semesta Bandung Ekspres dan PT BSC Advertising

  • Sophan Jaya Kusuma (SJK), Pengendali Agensi PT Cipta Karya Sukses Bersama

Menurut penyidik, kerugian negara akibat dugaan korupsi pengadaan jasa iklan di Bank BJB mencapai sekitar Rp 222 miliar. Dana tersebut diduga mengalir ke sejumlah pihak melalui skema kerja sama dengan perusahaan agensi periklanan yang telah dikondisikan sebelumnya.

KPK menyatakan penyidikan masih terus berlangsung dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam perkara ini. (ihd)

Berita Terkait

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai
Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata
KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub
KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim
DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum
Didakwa Terima Suap Rp4,85 Miliar, Ketua Ombudsman Mengaku Stroke Mata
Diduga Rugikan Jamaah Haji, Dua Perempuan Dilaporkan ke Polda Banten
KPK Angkut Immanuel Ebenezer dan 10 Terpidana Lain Pemerasan Sertifikat K3 ke Lapas Sukamiskin

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:59 WIB

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:05 WIB

Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:42 WIB

KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:25 WIB

KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:47 WIB

DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum

Berita Terbaru