Brasil Andalkan Duet Vinicius-Cunha untuk Bongkar Pertahanan Jepang di Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesepak bola Brasil Neymar Jr mengikuti sesi latihan Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026). Timnas Brasil akan menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Houston, Selasa (30/6) dini hari WIB. (Xinhua/Li Ming)

Pesepak bola Brasil Neymar Jr mengikuti sesi latihan Piala Dunia FIFA 2026 di Houston, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026). Timnas Brasil akan menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion Houston, Selasa (30/6) dini hari WIB. (Xinhua/Li Ming)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Kapten tim nasional Brasil, Marquinhos, menilai kekuatan lini serang timnya dapat menjadi ancaman serius bagi Jepang pada laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 di Houston Stadium, Selasa (30/6/2026) pukul 00.00 WIB.

Menurut Marquinhos, Brasil semakin menemukan keserasian antarpemain dan memiliki modal besar untuk menghadapi pertahanan Jepang.

“Dengan kualitas dan kekuatan ofensif yang kami miliki, jika kami bisa mencetak gol, kami akan sangat dekat dengan kemenangan. Tim ini telah berkembang, semakin baik, saling memahami, dan terus bertumbuh,” ujar Marquinhos dikutip dari laman Confederação Brasileira de Futebol, Senin.

Brasil memiliki dua penyerang yang tampil produktif sepanjang fase grup. Vinícius Júnior menjadi pencetak gol terbanyak tim Samba dengan torehan empat gol dari tiga pertandingan, sementara Matheus Cunha telah mencetak tiga gol dalam jumlah laga yang sama.

Duet Vinicius dan Cunha diperkirakan menjadi tumpuan utama Brasil untuk menguji lini belakang Jepang yang dihuni para pemain dengan disiplin bertahan tinggi.

Jepang sendiri tercatat sudah kebobolan tiga gol sepanjang fase grup, meski sempat mencatat satu laga tanpa kemasukan. Kondisi tersebut membuat ancaman serangan Brasil menjadi perhatian bagi skuad berjuluk Samurai Biru.

Namun, Marquinhos tetap mewaspadai Jepang. Bek Paris Saint-Germain F.C. itu menilai kekuatan kolektif Jepang dapat menghadirkan kejutan.

“Jepang memiliki organisasi permainan yang bagus. Mereka mampu menyulitkan banyak tim dengan kerja sama dan kedisiplinan mereka,” kata Marquinhos.

Brasil dipastikan tidak dapat menurunkan Raphinha yang masih mengalami cedera. Meski demikian, Brasil mendapat tambahan kekuatan setelah Neymar kembali tersedia untuk dimainkan.

Di kubu Jepang, pelatih diperkirakan masih harus mempertimbangkan kondisi dua pemain penting, Ko Itakura dan Takefusa Kubo, yang mengalami cedera.

Pertandingan ini menjadi ujian bagi Brasil untuk membuktikan ketajaman lini serangnya, sekaligus kesempatan Jepang mengulang kejutan menghadapi salah satu kandidat kuat juara. (ihd)

Berita Terkait

Jorge Martin Bangkit, Rebut Pole Position di Motegi
Tanpa Ronaldo, Portugal Pesta Gol di Kandang Denmark
Indra Syafri Puji Garuda Bertahan dengan 10 Pemain, Tapi Sistem Dipertanyakan
10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia Tanpa Gol di GBK
63.000 Tiket Terjual, GBK Penuh, Rivalitas Indonesia-Malaysia Kembali Membara
Persija Serahkan Dugaan Diskriminasi terhadap Shin Tae-yong kepada Komdis PSSI
Gol Perdana Arlyansyah Jadi Modal Persija Menjaga Tren Kemenangan
Persija Sempurna di Tiga Laga, Shin Tae-yong Gembira, Puji Persiapan Tim

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Jorge Martin Bangkit, Rebut Pole Position di Motegi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tanpa Ronaldo, Portugal Pesta Gol di Kandang Denmark

Selasa, 29 September 2026 - 18:10 WIB

Indra Syafri Puji Garuda Bertahan dengan 10 Pemain, Tapi Sistem Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 22:32 WIB

10 Pemain Indonesia Tahan Imbang Malaysia Tanpa Gol di GBK

Senin, 28 September 2026 - 17:01 WIB

63.000 Tiket Terjual, GBK Penuh, Rivalitas Indonesia-Malaysia Kembali Membara

Berita Terbaru