Adik Ipar Bawa Ijazah Sekolah dan Kuliah Jokowi ke Bareskrim

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Adik ipar Presiden Joko Widodo, Wahyudi Andrianto, menyerahkan langsung dokumen ijazah milik Presiden ke Bareskrim Polri, Jumat (9/5/2025). Penyerahan ini dilakukan sebagai respons atas permintaan penyidik dalam penyelidikan dugaan ijazah palsu yang diadukan oleh pihak ketiga.

Wahyudi datang bersama tim kuasa hukum Presiden sekitar pukul 09.29 WIB ke Gedung Bareskrim Polri, Jakarta. Ia tampak mengenakan kemeja kotak-kotak hitam, khas gaya yang pernah lekat dengan Jokowi semasa kampanye Pilpres 2014.

“Kami memenuhi permintaan penyidik untuk membawa dokumen asli, termasuk ijazah dari jenjang sekolah hingga perguruan tinggi milik Pak Jokowi,” ujar kuasa hukum Presiden, Yakup Hasibuan.

Yakup menambahkan, dokumen dibawa langsung oleh Wahyudi karena sifatnya yang sangat sensitif. “Tidak mungkin dikirim lewat kurir, sehingga harus diantar oleh orang yang dipercaya langsung oleh Presiden,” katanya.

Sekitar pukul 09.40 WIB, Wahyudi dan tim kuasa hukum mulai memasuki ruang penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim. Saat ini, penyidik tengah mendalami aduan yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terkait dugaan cacat hukum pada ijazah S1 Presiden Jokowi.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigadir Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro menyatakan, aduan disampaikan TPUA pada 9 Desember 2024 melalui surat bernomor Khusus/TPUA/XII/2024. Laporan itu mendasarkan pada klaim temuan publik dan unggahan di media sosial.

Adapun sebelumnya, pada 30 April 2025, Presiden Jokowi juga telah mendatangi Polda Metro Jaya guna melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan tudingan ijazah palsu. (ihd)

Berita Terkait

Didakwa Peras Pemohon Sertifikasi K3, Immanuel Ebenezer Terima Rp6,52 Miliar
Basarnas Evakuasi Udara dan Darat Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung
Menag Bahas Cabang Al-Azhar di Indonesia, Jadi Pembicara Kunci Ekoteologi di Kairo
Evakuasi Pesawat ATR di Bukit Bulusaraung Terkendala Cuaca dan Medan
Ke Mana Dana Suap Bekasi Mengalir, KPK Telusuri Peran Ono Surono
KPK Duga Pejabat PBNU Jadi Perantara dalam Korupsi Kuota Haji 2023–2024
Menag dalam Rakor Pimpinan Tekankan Integrasi Keilmuan dan Lompatan Riset PTKI
Penyidikan Suap Proyek Ade Kuswara, Anggota DPRD Bekasi Diperiksa KPK

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 15:42 WIB

Didakwa Peras Pemohon Sertifikasi K3, Immanuel Ebenezer Terima Rp6,52 Miliar

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:55 WIB

Basarnas Evakuasi Udara dan Darat Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

Minggu, 18 Januari 2026 - 20:58 WIB

Menag Bahas Cabang Al-Azhar di Indonesia, Jadi Pembicara Kunci Ekoteologi di Kairo

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:42 WIB

Evakuasi Pesawat ATR di Bukit Bulusaraung Terkendala Cuaca dan Medan

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:17 WIB

Ke Mana Dana Suap Bekasi Mengalir, KPK Telusuri Peran Ono Surono

Berita Terbaru