“Ya,” jawab Trump singkat ketika wartawan menanyakan apakah perang di Gaza telah berakhir, sesaat sebelum ia berpidato di hadapan anggota parlemen Israel di Knesset. Pernyataan itu menandai babak baru dalam upaya perdamaian Timur Tengah yang selama ini berlarut-larut.
Menurut laporan Anadolu, Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, menyerahkan para sandera kepada tim Palang Merah di Jalur Gaza dalam dua gelombang.
Pembebasan itu menjadi bagian dari kesepakatan gencatan senjata 20 poin antara Israel dan Hamas yang dimediasi langsung oleh Trump.
Dalam kesepakatan tersebut, 20 sandera Israel ditukar dengan 1.968 tahanan Palestina, termasuk 250 orang yang sebelumnya divonis seumur hidup.
Kantor Media Tahanan Palestina mengonfirmasi bahwa pembebasan para tahanan telah dimulai, dengan bus-bus yang mengangkut mereka meninggalkan penjara-penjara Israel menuju Gaza dan Tepi Barat.
Kesepakatan ini menjadi titik balik penting setelah berbulan-bulan konflik di Jalur Gaza yang menewaskan puluhan ribu orang dan menimbulkan krisis kemanusiaan besar-besaran di wilayah itu. (ihd)













