Filosofi Tumpeng Jadi Makna Perayaan Dies Natalis ke-43 Universitas Widya Mataram

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sleman – Suasana hangat dan penuh keceriaan menyelimuti Pendopo Kampus Terpadu Universitas Widya Mataram (UWM) saat lomba tumpeng digelar untuk memeriahkan Dies Natalis ke-43, Senin (6/10).

‎Sepuluh kelompok yang mewakili fakultas, lembaga, dan organisasi mahasiswa beradu kreasi menampilkan tumpeng terbaik mereka. “Kami ingin merayakan ulang tahun kampus dengan cara yang sarat makna budaya,” ujar panitia penyelenggara.

‎Rektor UWM Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. menegaskan pentingnya filosofi tumpeng dalam kehidupan akademik.

‎“Filosofi metu lan mempeng mengajarkan kita untuk bekerja sepenuh hati. Tumpeng bukan sekadar makanan, tapi simbol syukur, keselarasan, dan keharmonisan hidup,” tuturnya penuh makna.

‎Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan kampus.

‎Dewan juri yang terdiri atas Emy Rohayati, S.H., Ariyanti Luhur Tri Setyarini, S.H., M.H., dan Kwintartiningsih Pusporini menilai dengan cermat kreativitas dan makna di balik setiap tumpeng.

‎“Setiap kelompok menampilkan keunikan tersendiri, mulai dari konsep hingga penyajian,” ujar Ariyanti.

‎Setelah penilaian ketat, tim Mahasiswa Fakultas Hukum akhirnya dinobatkan sebagai juara pertama.

‎Lomba tumpeng ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang refleksi akan nilai budaya dan spiritualitas bangsa.

‎“Perayaan ini membuktikan bahwa tradisi bisa hidup berdampingan dengan modernitas akademik,” ungkap Prof. Edy.

‎Dengan semangat kebersamaan, Dies Natalis ke-43 UWM pun menjadi wujud nyata harmoni antara ilmu, budaya, dan rasa syukur.(Waw)

Berita Terkait

Demi Generasi Berkualitas, Forum Anak Depok Gencarkan Edukasi Tunda Nikah
Tim SAR Sisir Sejumlah Goa dan Luweng dalam Pencarian Mbah Bajiyo
FJD Dinilai Berperan Besar Jaga Keamanan DIY, Hasto Beri Apresiasi
Program Kebersihan Mingguan Dimulai, Hasto Minta Pedagang Pasar Ngasem Berpartisipasi
Ekonomi DIY Tumbuh, Tetapi Belum Menyentuh Semua Lapisan Masyarakat, Kata CCRiset UWM
Violet Indigo Tampil Memukau, Hari Musik Sedunia di ARTJOG Penuh Antusiasme
Balita Korban Kasus Daycare di Yogyakarta Alami Stunting, Orang Tua Soroti Dugaan Kurang Asupan Gizi
Pimpin Muaythai Kota Yogyakarta 2026-2030, Eka Saputra Prioritaskan Pembinaan Atlet Lokal

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:03 WIB

Tim SAR Sisir Sejumlah Goa dan Luweng dalam Pencarian Mbah Bajiyo

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:54 WIB

FJD Dinilai Berperan Besar Jaga Keamanan DIY, Hasto Beri Apresiasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:46 WIB

Program Kebersihan Mingguan Dimulai, Hasto Minta Pedagang Pasar Ngasem Berpartisipasi

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:41 WIB

Ekonomi DIY Tumbuh, Tetapi Belum Menyentuh Semua Lapisan Masyarakat, Kata CCRiset UWM

Kamis, 25 Juni 2026 - 08:33 WIB

Violet Indigo Tampil Memukau, Hari Musik Sedunia di ARTJOG Penuh Antusiasme

Berita Terbaru