Maman Abdurrahman Datangi KPK: Klarifikasi Polemik Surat Istri

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (4/7/2025). Ia hadir di sana dengan satu tujuan: menjaga nama baik sang istri yang belakangan terseret dalam polemik surat berkop Kementerian UMKM.

Langkah Maman ke lembaga antirasuah itu menjadi bentuk ikhtiar pribadi untuk menjernihkan persoalan yang sempat viral di media sosial. “Saya hadir di sini sebagai bentuk pembelaan kehormatan kepada istri saya yang sudah direndahkan dan dilecehkan, bahkan difitnah,” ujar Maman kepada wartawan usai bertemu Deputi Informasi dan Data KPK Eko Marjono.

Surat yang dimaksud merupakan permohonan dukungan kepada sejumlah perwakilan RI di Eropa, yang ditujukan untuk kegiatan Agustina Hastarini, istri Maman, selama berada di benua tersebut pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025. Surat ini menuai kecaman dari publik, sebab Agustina bukan pejabat negara.

Maman membantah keras telah memberi perintah ataupun arahan untuk penerbitan surat tersebut. “Tidak pernah ada perintah dari saya. Tidak pernah ada disposisi dari saya. Tidak pernah ada apa pun arahan dari saya,” katanya.

Ia juga mengklarifikasi, keberangkatan istrinya ke Eropa semata untuk mendampingi anak mereka, siswa kelas 1 SMP, yang mengikuti misi budaya dari Sekolah Labschool. “Program ini rutin. Saya tegaskan, satu rupiah pun tidak ada uang dari negara yang digunakan,” tutur Maman.

Polemik yang berkembang luas di publik dianggap Maman sebagai bagian dari dinamika kontrol sosial terhadap pejabat publik. Ia menyatakan tidak mempermasalahkan kritikan yang dialamatkan kepadanya.

“Saya sangat memahami ada pihak-pihak yang marah dan menghujat saya. Itu wajar. Namun, daripada berpolemik, saya memilih datang ke KPK dan tunjukkan bukti,” ucapnya.

Maman datang ke Gedung Merah Putih pukul 15.05 WIB dengan mobil berpelat nomor RI 27. Ia membawa sejumlah dokumen untuk menjelaskan duduk perkara yang menyeret namanya. Sekitar satu jam kemudian, pukul 16.02 WIB, ia meninggalkan lokasi dengan kendaraan yang sama.

Di penghujung pernyataannya, Maman berharap polemik tidak terus digoreng. “Saya mohon semuanya menyudahi polemik ini. Tolong jangan fitnah-fitnah kami lagi. Anak saya sedang bertanding, membawa nama bangsa,” ujarnya. (ihd)

Berita Terkait

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai
Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata
KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub
KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim
DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum
Didakwa Terima Suap Rp4,85 Miliar, Ketua Ombudsman Mengaku Stroke Mata
Diduga Rugikan Jamaah Haji, Dua Perempuan Dilaporkan ke Polda Banten
KPK Angkut Immanuel Ebenezer dan 10 Terpidana Lain Pemerasan Sertifikat K3 ke Lapas Sukamiskin

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 22:59 WIB

Bocah Empat Tahun Tewas Setelah Empat Jam Terjebak di Lubang Proyek Manggarai

Sabtu, 27 Juni 2026 - 10:05 WIB

Konfrontasi Kasus Kopi DP, Pelapor Soroti Upaya Pengalihan Sengketa ke Ranah Perdata

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:42 WIB

KPK Mencium Aliran Fee Proyek Kereta Api hingga ke Luar DJKA Kemenhub

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:25 WIB

KPK Temukan Dugaan Intervensi Audit BPK untuk Ubah Opini Muara Enim

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:47 WIB

DPR Sebut Serangan terhadap Polisi yang Bertugas di Jambi Ancam Supremasi Hukum

Berita Terbaru