Pj Ketua TP PKK Provinsi Banten Tine Al Muktabar Lakukan Monitoring Pendampingan Keluarga Stunting Kabupaten Labak

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Lebak, Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten melakukan Monitoring Pendampingan Keluarga Stunting di Kantor Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Selasa (4/6/2024). Para kader PKK dan orang tua dengan anak usia dini mendapatkan penguatan dan edukasi tentang asupan nutrisi dan stimulasi anak serta pelaporan melalui aplikasi e-dasawisma.

“Stunting masalah bersama, sehingga kita semua terus bergerak untuk mengatasinya,” ucapnya.

“Semoga anak-anak Ini bisa menjadi generasi penerus bangsa. Mohon ibu-ibu dijaga anaknya,” tambah Tine.

Tine berharap, dengan sinergi semua pihak, anak-anak stunting bisa dimonitoring dan ditangani. Monitoring terhadap asupan nutrisi dan stimulasi melalui pola asuh yang tepat untuk tumbuh kembang anak.

Para kader lanjut Tine, agar memastikan anak-anak usia dini ke fasilitas kesehatan. Di fasilitas ini anak-anak usia dini diperiksa sehingga anak-anak untuk yang stunting, gizi buruk, dan gizi kurang terdata untuk mendapatkan pendampingan.

“Pendampingan berupa bantuan pemberian makanan tambahan untuk keluarga kurang mampu dan edukasi kepada orang tua untuk keluarga yang mampu,” jelasnya.

“Dalam pendampingan, setiap kader PKK harus bisa mengedukasi keluarga anak stunting mengenai asupan nutrisi dan stimulasi. Pendampingan bisa dimonitor setiap hari lewat aplikasi e-dasawisma,” tambah Tine.

Dalam kesempatan itu, Tine mencontohkan beberapa stimulasi dan tips untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak usia dini. Mulai dari ibu yang selalu merespon interaksi anak, usap dan pijatan kepada anak, menyusui sambil mengusap dan ngobrol atau bernyanyi, penggunaan perlengkapan rumah tangga untuk permainan edukatif, hingga pembatasan penggunaan handphone pada anak usia dini agar anak aktif bergerak.

Dijelaskan, program dapur PKK masih tetap dilanjutkan dalam pendampingan anak stunting. Meski demikian asupan makanan bergizi dan bernutrisi saja tidak cukup. Diperlukan pula stimulasi untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak.

“Kader-kader harus melakukan kunjungan rumah, bagaimana proses stimulasinya diterapkan,” jelas Tine.

“Secara otodidak para ibu sudah melakukan stimulasi. Tetapi para ibu perlu ekstra pada anak stunting untuk mengejar ketertinggalan pada proses tumbuh kembang sebelumnya. Pertumbuhan otak ada aspek stimulasi, tidak hanya nutrisi,” tambahnya.

Masih menurut Tine, dalam pendampingan anak stunting, para kader PKK juga dibekali oleh berbagai edukasi dan tips yang ada di aplikasi e-dasawisma. Edukasi dan tips stimulasi pengasuhan yang disusun oleh para pakar dari Universitas Indonesia itu juga bisa diakses para ibu rumah tangga untuk memaksimalkan tumbuh kembang anak-anaknya.

Dalam kesempatan itu turut diserahkan, bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk anak-anak stunting, gizi buruk, dan kurang gizi serta kepada ibu hamil.

Salah satu ibu hamil penerima makanan tambahan Wita (23 tahun) menyampaikan terima kasih atas program bantuan yang diberikan. Dirinya yang telah memasuki triwulan ketiga kehamilan merasa terbantu karena dirinya juga mempersiapkan diri untuk kelahiran anaknya.

Hal senada juga diungkap oleh Nong Ika (33 tahun) yang mengucapkan terima kasih atas bantuan pemberian makanan tambahan untuk anaknya Nur Fadilah (4 tahun). Diakuinya, selama ini anaknya agak susah untuk makan.(Wan)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Tinawati Andra Soni Buka Pekan Dekranasda Tangsel, Perkuat Promosi Industri Kreatif Daerah
Tinawati Ajak Pramuka Jadi Mitra Strategis Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga
Tinawati Andra Soni Soroti Peran Vital Posyandu dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Mahasiswa Didorong Jadi Motor Inovasi Teknologi, Ini Pesan Wagub Dimyati
RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari
Gubernur Andra Soni Percepat Pembangunan Infrastruktur Desa melalui Program Bang Andra 2026
Hari Anak Nasional 2026, Pemprov Banten Perkuat Gerakan Perlindungan Anak melalui Kolaborasi
Tinjau Lomba Posyandu 6 SPM, Tinawati Andra Soni Tekankan Pelayanan Kesehatan Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:41 WIB

Tinawati Andra Soni Buka Pekan Dekranasda Tangsel, Perkuat Promosi Industri Kreatif Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:00 WIB

Tinawati Ajak Pramuka Jadi Mitra Strategis Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:06 WIB

Tinawati Andra Soni Soroti Peran Vital Posyandu dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:13 WIB

Mahasiswa Didorong Jadi Motor Inovasi Teknologi, Ini Pesan Wagub Dimyati

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:48 WIB

RPA Lebak Kecam Keras Dugaan Pelecehan Verbal Oknum Aktivis Terhadap Ketua DPRD Juwita Wulandari

Berita Terbaru