Cawalkot Bekasi Brigjen TNI (Purn) Kemal Hendrayadi Kisahkan Kepemimpinannya Menjadi Komandan Batalyon Papua

Minggu, 2 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Kota bekasi, Bakal Calon Wali Kota Bekasi, Brigjen TNI (Purn) Kemal Hendrayadi menyatakan pemimpin merupakan contoh paling utama bagi bawahannya, oleh karenanya rusaknya birokrasi, buruknya pelayanan publik serta budaya korup aparatur atau pejabatnya merupakan cermin dari keteladanan pemimpin atas bawahannya.

“Bagaimana cara agar birokrat yang rusak, pelayanan publik yang tidak maksimal, pejabat yang korup bagi saya nomer 1 adalah contoh. Jadi pemimpin adalah contoh, saya yakin dan percaya kalo pemimpin itu tidak bisa memberikan contoh maka dibawahnya akan rusak,” ujar Kemal dalam acara Diskusi Publik Milad ke 20 tahun Gerakan Rijalul Islam (Garis) Bekasi bertajuk ‘Bekasi Kini dan Esok’ di Aula Masjid Jami Al Ghufron, Perumahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi pada Ahad (2/6/2024).

“Ada pepatah mengatakan guru kencing berdiri maka murid kencing berlari. Saya berkeinginan nanti jika ditakdirkan menjadi Wali Kota saya akan memberikan contoh terbaik kepada bawahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kemal mengatakan kalau pemimpin sudah tergiur dengan hal hal diluar aturan bisa dipastikan anak buahnya akan melakukan hal yang lebih parah. “Karena saya sudah buktikan saat menjadi komandan batalyon di Papua, permintaan saya hanya satu, jangan kamu melakukan apa yang tidak saya lakukan dan bagi yang melakukan saya hukum mereka dengan tegas, mereka tidak melawan karena melihat komandannya konsekuen,” katanya.

Kemudian, soal keresahan para orang tua terhadap kondisi sebagian anak anak sekarang yang sudah tak lagi mengedepankan etika, Kemal menjelaskan hal itu tidak terlepas dari masuknya budaya luar.

“Masuknya westernisasi ke Indonesia berpengaruh besar terhadap degradasi moral dan akhlaqul karimah. Peran besar orang tua sangat dibutuhkan numun pengaruh luar juga tidak mungkin bisa kita hindari, karena itu kedepan harus ada lembaga yang bisa menangkal persoalan tersebut,” pungkasnya. (Denis)

Berita Terkait

PKK Kota Bekasi Dorong Kader Mahir Berbicara di Depan Publik
Tri Adhianto Tekankan Disiplin ASN Meski Ada Kendala Presensi
Awali Pembenahan Kota, Tri Adhianto Prioritaskan Penataan Pondok Gede dan Pasar Baru
Pasar Baru Ditata, Pemkot Bekasi Pastikan Pedagang Mendapat Tempat Usaha yang Lebih Baik
Demi Kenyamanan Bersama, Tri Adhianto Ajak Pedagang Patuhi Aturan Relokasi
Akhir Penantian 26 Tahun: Jalan Juanda Bekasi Dibersihkan, Pedagang Masuk Pasar
Wali Kota Bekasi Pastikan Layanan Publik Tetap Prima Meski Terjadi Gangguan Listrik
Bekasi Mantapkan Persiapan Sensus Ekonomi, Wali Kota Apresiasi Sensus Penduduk

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:03 WIB

PKK Kota Bekasi Dorong Kader Mahir Berbicara di Depan Publik

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:57 WIB

Tri Adhianto Tekankan Disiplin ASN Meski Ada Kendala Presensi

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:35 WIB

Awali Pembenahan Kota, Tri Adhianto Prioritaskan Penataan Pondok Gede dan Pasar Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:29 WIB

Pasar Baru Ditata, Pemkot Bekasi Pastikan Pedagang Mendapat Tempat Usaha yang Lebih Baik

Senin, 22 Juni 2026 - 18:22 WIB

Demi Kenyamanan Bersama, Tri Adhianto Ajak Pedagang Patuhi Aturan Relokasi

Berita Terbaru